Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sleman: THR Wajib Dibayarkan H-7 Hari Raya

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
14 April 2021 07:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan tentang Tunjangan Hati Raya (THR) 2021. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Ketenagakerjaan (Dinker) Sleman mengingatkan perusahaan untuk membayarkan THR sebelum hari raya.

Kepala Dinker Sleman, Sutiasih, menjelaskan THR wajib dibayarkan H-7 sebelum hari raya. "Kalaupun mengajukan penangguhan, tetap maksimal H-1 hari raya," ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Penangguhan tersebut berlaku bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 sehingga tidak bisa membayar THR tepat waktu, atas kesepakatan yang telah dibuat dengan pekerja.

Ketidakmampuan perusahaan membayar THR harus dibuktikan dengan laporan keuangan. "Penangguhan tidak menghilangkan kewajiban perusahaan untuk membayarkan THR. Hasil kesepakatan wajib dilaporakan ke Dinas Ketenagakerjaan," katanya.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran Tahun Ini Hanya Sehari, Ini Alasan Pemerintah

Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran terkait THR, Dinker Sleman membuka posko pengaduan THR yang bertempat di Dinker Sleman mulai hari pertama ramadan hingga setelah hari raya Idul Fitri.

"Biasanya mengadunya setelah hari raya, makanya masih kami layani. Kalau dari tahun-tahun sebelumnya mengadu hanya sebatas konsultasi karena kekhawatiran tidak dibayarkan, tapi akhirnya teyap dibayarkan," katanya.

Adapun besaran THR yang dibayarkan yakni untuk pekerja yang telah memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih dibayarkan sebesar upah satu bulan. Sementara pekerja yang masa kerjanya lebih dari satu bulan namun belum satu tahun, diberikan secara proporsional.

THR proporsional yakni dihitung dengan masa kerja dibagi 12 dikalikan upah. Upah yang dimaksud adalah upah tanpa tunjangan.