Dekan FK-KMK UGM Bawa Suara Komunitas Jalanan Indonesia ke Forum Pandemi Global
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Proses sortir telur yang gagal menetas dan memasukkan telur baru./Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah mahasiswa Unversitas Islam Indonesia (UII) melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berjudul “Inkubator Penetas Telur Ayam Kalkun Otomatis Meningkatkan Produktivitas Bantul Kalkun Farm”.
Program bidang penerapan iptek (PKM-PI) tersebut dilaksanakan di Desa Pandes 1, RT.03, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, pada 4 Juli 2021 lalu oleh Muhammad Taufiqur Rahman (Teknik Mesin/FTI), Nelvira Yolanda Putri (Teknik Kimia/FTI), Vira Prajna Cantika (Ekonomi Islam/FIAI), Dhafa Aria Pradana Anggaraksa (Teknik Mesin/FTI), dan Unggul Priambodo (Teknik Elektro/FTI), di bawah bimbingan dosen Arif Budi Wicaksono, S.T., M.Eng.
Muhammad Taufiqur Rahman menjelaskan, program tersebut dilatarbelakangi adanya UMKM di Indonesia yang terus berkembang dan saat ini menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan ekonomi di Indonesia. Sementara tim menilai salah satu usaha yang memiliki prospek menjanjikan adalah Peternakan Ayam Kalkun.“Kenapa menjanjikan karena kalkun dapat dimanfaatkan semua bagiannya mulai dari daging, telurnya, bahkan bulunya,” kata dia.
Dilihat dari populasinya, pada tahun 2013 tercatat sebesar 51.554 ekor. Persebaran terbesar berada di Pulau Jawa sebanyak 49.072 ekor. Populasi Kalkun terbesar menurut provinsi terdapat di Jawa Tengah sebanyak 24.640 ekor dan DIY 16.831 ekor. “Hal ini merupakan peluang bagi peternak Kalkun yang ada di Jawa dan DIY,” lanjut Nelvira Yolanda Putri.
Sementara itu Vira Prajna Cantika mengatakan program ini relevan dengan kebutuhan masyarakat karena peternakan ayam kalkun saat ini mulai naik karena kalkun sendiri dapat diberi pakan dari eceng gondok, atau sisa sayuran sehingga lebih murah. Selain itu ayam kalkun rutin bertelur akan tetapi induk kalkun sering kali mematuk dan menginjak telurnya sehingga sering terjadi gagal tetas.
“Hal itu dapat diatasi dengan inkubator, akan tetapi inkubator yang ada di pasaran mengandalkan listrik dari PLN, sehingga ketika terjadi mati listrik inkubator tidak bisa menghangatkan telur sehingga bisa menimbulkan gagal tetas. Oleh karena itu kami merancang Eggy sebagai solusi inkubator otomatis,” tutur dia.
Dalam mengimplementasikan alat Eggy ini tim menerapkan metode Design Thingking yang terdiri dari lima tahapan, di antaranya empathize (empati) yakni tim melakukan proses pendekatan dari aspek emosional yang baik dengan tujuan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik; Difine (definisi), tim pelaksana, dosen pendamping, dan mitra Bantul Kalkun Farm mendiskusikan permasalahan utama mitra yaitu terjadinya pemadaman listrik yang membuat telur gagal menetas karena pemanas telur masih bergantung pada arus listrik.
Selanjutnya adalah Ideate (penyelesaian masalah). “Pada tahap ini, tim mengkaji permasalahan mitra dengan melakukan diskusi dan perumusan solusi dalam menjawab permasalahan mitra,” terang Dhafa Aria Pradana Anggaraksa.
Keempat prototype (aplikasi Ide), tim pelaksana membuat desain dan menganalisis komponen-komponen yang diperlukan sebelum pembuatan dan terakhir adalah test (pembuatan produk dan uji coba), pada tahap test, tim pelaksana melaksanakan pembuatan produk dengan dan uji coba.
Menurut pihak penerima manfaat, alat ini sangat berguna untuk menjawab permasalahan mitra adanya fitur otomatis mempermudah dalam pengoperasian dan pengawasan alat.
“Kesimpulannya dengan adanya alat Eggy dapat menjawab permasalahan mitra dan alat ini memiliki potensi untuk dikembangkan lagi,” tutup Unggul Priambodo. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Feri Yudoyono meraih medali perunggu cross country putra Asian Games 2026. Zaenal Fanani finis keenam di Obata Ryokuchi Park, Nagoya.
IASC mencatat 668.441 laporan penipuan hingga 31 Agustus 2026. Kenali modus penipu yang mengatasnamakan perusahaan resmi dan cara menghindarinya.
OJK mencatat 94 penyelenggara LPBBTI berizin berdasarkan data Juni 2026. Cek daftar pinjol resmi OJK dan cara memastikan legalitasnya.
Komdigi memastikan kabar pemadaman internet nasional 25-27 September 2026 adalah hoaks. Surat yang beredar mencatut nama Meutya Hafid.
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.