Agrinas Beri Beasiswa untuk Anak Muda Papua, Disiapkan Jadi Tenaga Perkebunan Sawit
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.
Desain stand document holder ergonomis. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Para pekerja kantoran yang biasa mengetik suatu naskah biasanya butuh alat bantu untuk penyangga dokumen fisik yang sedang diketik. Alat bantu ini sering disebut stand document holder. Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII Rezki Amelia Aminuddin menciptakan alat ini lebih ergonomis dengan berbasis software sehingga bisa mengontrol penggantian setiap lembaran.
“Studi pendahuluan kami mengidentifikasi sebanyak 20 pekerja kantoran menemukan holder yang digunakan mudah rusak, 35 persen merasa bahwa holder yang ada kurang inovatif dan tidak efisien dalam mengganti setiap lembaran dokumen. Selain itu, 45 persen mengalami ketidaknyamanan saat menggunakan holder. Diindikasikan beberapa nyeri terjadi pada leher, bahu dan punggung,” katanya dalam rilis yang diterima, Sabtu (29/8/2021).
BACA JUGA : Mahasiswa Sajikan Inovasi Baru Mendeteksi E.coli
Ia menciptakan sebuah desain stand document holder merupakan penelitian pertama terkait document holder yang memiliki sistem elektromekanik sebagai penggerak utama dan mini software sistem pengontrolan untuk mengganti lembaran demi lembaran. Selain itu dapat digunakan untuk menyesuaikan posisi dokumen, sehingga dapat menjaga postur natural dari penggunanya.
Amelia menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment untuk mengidentifikasi gejala musculoskeletal dan menghitung tingkat peningkatan efisiensi waktu kerja sebelum dan setelah menggunakan holder desain baru.
“Waktu penelitian, membuat desain butuh waktu sekitar tiga bulan, pembuatan prototipe dua bulan dan uji coba sekitar sebulan. Dari hasil uji coba tingkat peningkatan efisiensi waktu kerja untuk setiap pengguna setelah menggunakan desain baru adalah 23 persen. Sehingga cocok untuk pekerja kantoran untuk mengetik naskah,” ujarnya.
BACA JUGA : Lindungi Makanan Jogja, Mahasiswa UII Ciptakan Inovasi
Ketua Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII Hartomo Soewardi menambahkan holder desain baru ini memberikan kesan positif pada pengguna, klasifikasi di atas rata-rata untuk skala pengukuran perspicuity, attractiveness, dan dependability. Holder jenis ini termasuk baru karena belum ada yang memiliki sistem elektromekanik dan pengontrolan melalui software.
“Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kebutuhan pengguna diperoleh empat atribut yang dibutuhkan dalam desain stand pemegang dokumen, yaitu desain tahan lama, desain menarik, desain yang dapat disesuaikan dan desain yang nyaman,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Simak simulasi UMK Jawa Tengah 2027 jika naik 9,5%. UMK Kota Semarang diproyeksikan mencapai Rp4,05 juta, disusul Demak dan Kendal.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Sabtu, 24 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position Grand Prix setelah tercepat di kualifikasi Moto3 Australia 2026.