Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pendidikan Sleman sudah dihimbau untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Hanya saja, sebelum PTM digelar seluruh sekolah untuk mengecek kembali seluruh sarana dan prasarana sekolah terkait dengan protokol kesehatan (Prokes).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana mengatakan Disdik seluruh sekolah sudah siap menerapkan PTM. Hanya saja, Disdik minta agar sekolah mengecek kembali Sarpras, guru dan SOP di sekolah sebelum PTM diizinkan.
BACA JUGA : Semua Sekolah di Jogja Sudah Siap Pembelajaran Tatap Muka
"Jika PTM dibuka, mereka sudah siap. Kami sudah sosialisasikan ini ke seluruh sekolah, pengawas dan lainnya untuk persiapan PTM terbatas ini. Pada prinsipnya sekolah siap menerapkan PTM," katanya, Rabu (8/9/2021).
Saat ini, Disdik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pelajar. Capaian vaksinasi bagi pelajar per 8 September untuk SMP mencapai 72.48% dari jumlah pelajar sebanyak 39.495 siswa. "Ini berjalan terus sampai 12 September. Kalau sampai 12 September, kami data lagi yang belum untuk vaksinasi," jelas Ery.
Disdik, katanya, sudah menjadwal pemberian vaksin Covid-19 per sekolah. Jumlah sasarannya rata-rata sertiap hari antara 1.000 hingga 2.000 siswa. Hingga 12 September mendatang, Disdik menyasar vaksinasi sebanyak 15.291 siswa.
"Jika sesuai rencana, maka target pada 12 September sebanyak 36.041 pelajar di Sleman selesai divaksin. Ini capaiannya 91,25 persen dari seluruh siswa SMP sebanyak 39.495 siswa," katanya.
BACA JUGA : Vaksinasi Pelajar Sleman Melebihi 50 Persen, PTM Tinggal Menunggu Izin
Tidak hanya pelajar, Ery menyebut guru atau pengajar hingga tenaga pendidikan di sekolah mulai PAUD hingga SMP sudah banyak yang divaksin. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan yang divaksin mencapai 83-94%.
Untuk TK/PAUD dari 2.466 guru sebanyak 94% sudah divaksin dan 466 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 83%. Untuk Pendidikan non formal dari 2.564 guru sebanyak 92% sudah divaksin dan 355 tenaga kependidikannya yang divaksin mencapai 88%.
Untuk SD dari 6.349 guru sebanyak 93% sudah divaksin dan 1.558 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 90%. Adapun SMP dari 2.981 guru sebanyak 92% sudah divaksin dan 831 tenaga kependidikan yang sudah divaksin sebanyak 91%. Adapun guru maupun tenaga pendidik yang belum divaksin karena tidak lolos screening kesehatan dan sebelumnya pernah terpapar Covid 19.
"Hari ini [kemarin] kami sampaikan nota dinas ke Bupati. Melaporkan kesiapan sekolah untuk PTM. Kami buatkan laporan untuk kebijakan bupati dan juga strategi skenario tatap muka terbatas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Banyak pengguna WhatsApp mengeluhkan akun tiba-tiba terblokir dengan status Account in Review. Simak penyebab, cara mengajukan banding, dan langkah yang harus d
Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup perkasa ke Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026), menguat 26 poin meski sempat tertekan di awal perdagangan.
DKPP Bantul menyebut jumlah warung tongseng daging anjing atau tongseng jamu diduga terus menurun. Namun, data terbaru masih menunggu pendataan ulang di lapanga
Jadwal bola malam ini: Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 pukul 20.00 WIB dan Bayern Munich vs Aston Villa pukul 19.00 WIB. Indonesia wajib menang
Kemenkes mengungkap alasan pasien BPJS Yurizal harus menunggu delapan jam di RSCM. KKI juga menginvestigasi 10 tenaga kesehatan yang diduga berkomentar nirempat