Advertisement

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon hingga Baliho di Sleman Bertumbangan

Abdul Hamied Razak
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:37 WIB
Sunartono
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon hingga Baliho di Sleman Bertumbangan Proses evakuasi baliho yang tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang oleh Tim TRC BPBD dan Damkar Sleman, Senin (18/10). - Ist/BPBD.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Hujan disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Sleman pada Senin (18/10/2021) sore menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan tiang baliho patah. Tidak dilaporkan adanya korban dalam peristiwa ini.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan mengatakan hujan disertai angin kencang yang melanda Sleman menyebabkan tiga pohon dilaporkan tumbang di Caturharjo, Sleman. Salah satunya Pohon Munggur berdiameter sekitarĀ centimeter di Jetis RT05 RW 06 Caturharjo Sleman.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Pohonnya doyong sehingga mengganggu akses jalan. Semua pohon yang tumbang sudah dievakuasi tadi. Penyebabnya hujan lebat di sertai angin kencang," kata Makwan, Senin (18/10/2021).

Selain di Caturharjo, angin kencang juga menyebabkan pohon perindang jalan tumbang di Jalan Raya Tajem, Wedomartani, Ngemplak. Pohon tersebut masih bersandar pada jaringan telepon sebelum dievakuasi karena membahayakan pengguna jalan.

Dilaporkan juga sebuah tiang baliho di dekat Kampus UIN Sunan Kalijaga Jalan Solo-Jogja, Caturtunggal, Depok patah akibat diterpa angin. Bagian tengah tiang tersebut patah karena tidak kuat menahan papan baliho. "Vendor atau pemilik baliho sudah siap eksekusi, malam ini. Semoga malam terkondisi," kata Makwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement