Jogja Siap Hadapi Kemungkinan Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Sultan HB X didampingi Walikota Jogja, Haryadi Suyuti meninjau langsung Shelter Rusunawa Bener - Ist/Diskominfo
05 Desember 2021 22:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyiapkan sarana dan prasarana penanggulangan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 di wilayah setempat. Akhir tahun nanti, Kota Jogja diprediksi tetap ramai didatangi wisatawan meski PPKM level 3 diberlakukan.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan beberapa bulan terakhir, penularan Covid-19 cukup terkendali. Angka kasus harian secara rata-rata berada di bawah lima kasus per hari. Namun, lonjakan kasus tetap diantisipasi.

BACA JUGA: YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Usai Diresmikan Jokowi

“Kami masih sangat siap, selter tidak ada yang kita tutup. Sekitar 120 ruang selter masih aktif di Bener," kata Heroe, Minggu (5/12/2021).

"Tapi yang Gemawang kami nonaktifkan, tetap dijaga cuma kita konsentrasikan di Bener.”

Di sisi lain, sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk untuk penanganan pasien Covid-19 baik yang dimiliki pemerintah maupun swasta juga diminta waspada. Ketersediaan tempat tidur pasien harus siap digunakan.

Pasokan oksigen disebut dia juga sudah jauh lebih siap dibandingkan dengan beberapa waktu lalu

"Dulu kita tergagap dan panik dengan tabung oksigen, sekarang kami siap melakukan produksi oksigen sendiri," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan berbagai kebijakan yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemkot Jogja diharapkan efektif menekan jumlah kasus dan mengantisipasi lonjakan kasus susulan pada akhir tahun nanti.

Saat ini pelbagai kebijakan seperti skema satu pintu masuk bagi bus wisata, penerapan aplikasi Sugeng Rawuh di Malioboro dan lainnya ditujukan sebagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19 tetap terkendali. "Semangat untuk disiplin dan bersama menangani pandemi Covid-19 penting kita terapkan," jelasnya.