KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Ilustrasi kasus Covid-19./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus Covid-19 di Sleman terus bertambah dan kasus aktifnya sudah menembus 1.250-an. Warga diminta untuk saling mengingatkan penerapan protokol kesehatan agar tidak lagi terjadi lonjakan kasus.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan pada Rabu (9/2/2022) terjadi penambahan 252 kasus baru dengan pasien sembuh sebanyak 13 orang dan satu orang meninggal dunia. Selain berasal dari pemeriksaan mandiri, penambahan jumlah kasus diperoleh dari tracing kontak kasus positif.
BACA JUGA: KNKT: Ada Kesamaan Kecelakaan Bukit Bego Bantul & Balikpapan, Ini Penjelasannya
“Untuk klaster dari mana saja, kami belum mendapatkan update datanya,” kata Evie sapaan akrab Shavitri, Rabu (9/2/2022).
Penambahan jumlah kasus baru tersebut pun menggerek angka jumlah kasus aktif di Sleman menjadi sekitar 1.250-an kasus. Mayoritas pasien menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dan hanya 94 pasien yang dirawat di rumah sakit.
“Sampai saat ini jumlah pasien di isoter berjumlah 80 orang. Di Asrama Haji 38 pasien, sisa 98 bed dan di Rusanawa Gemawang 42 pasien, sisa 59 bed,” kata Koordinator Selter Isolasi Terpadu (Isoter) Satgas Covid-19 Sleman Makwan.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo sudah menyiapkan dua langkah strategis untuk menekan penambahan jumlah kasus harian Covid-19. Selain penerapan protokol kesehatan (prokes) yang disiplin dan ketat, Pemkab Sleman akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di masyarakat.
Lonjakan kasus Covid-19 di Sleman saat ini terjadi akibat penerapan prokes di masyarakat mulai kendor. Terutama pemakaian masker. Ia berharap masyarakat bisa lebih disiplin lagi menerapkan prokes agar terhindar dari paparan Covid-19.
“Prokes harus diketatkan lagi. Ini kuncinya agar masyarakat terhindar dari paparan Covid-19. Kami sudah berkoordinasi dengan semua perangkat baik kapanewon maupun kalurahan. Prokes harus dikuatkan lagi,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab akan terus menggencarkan vaksinasi, terutama bagi kalangan rentan seperti anak-anak dan lansia. “Saya sudah minta dinas kesehatan untuk bisa mengintensifkan vaksinasi sampai door to door,” katanya.
Kustini juga mengaku sudah mengintruksikan agar rumah sakit bersiap menghadapi lonjakan kasus. “Rumah sakit kami minta untuk menyiapkan bed khusus perawatan pasien Covid-19 baik yang bergejala sedang, berat dan kritis. Untuk yang bergejala ringan bisa dirawat di isoter atau isoman,” katanya.
Pemkab juga sudah melaksanakan koordinasi dengan seluruh perangkat di kapanewon hingga kalurahan. Masing-masing Satgas Covid-19 diminta untuk mengawal penerapan prokes dan mengawasi berbagai kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan.
“Jangan sampai kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan berpotensi memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19. Kami minta Satgas benar-benar memantau ini, jangan sampai kecolongan,” katanya.
Meski terjadi lonjakan kasus, ia meminta masyarakat Sleman untuk tidak panik tetapi tetap waspada. "Yang perlu dilakukan, sekali lagi adalah penerapan prokes yang ketat terutama masker. Tidak usah panik tapi tetap waspada,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.