Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Petugas BPBD Sleman berkoordinasi menutup akses ke Kaliadem, Sleman, Kamis (10/3/2022)./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, yang sempat mengungsi pada Kamis (10/3/2022) dini hari akibat aktivitas erupsi Gunung Merapi telah kembali ke rumah masing-masing pada pukul 06.30 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman bersama sukarelawan tetap menyiapkan barak pengungsian dan menutup tempat wisata serta penambangan.
BACA JUGA: Merapi Trending, Begini Suasana Hujan Abu di Magelang
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan sebanyak 193 warga yang mengungsi ke Balai Desa Glagaharjo sejak dini hari, seluruhnya sudah kembali ke rumah masing-masing. “Terakhir sampai pukul 06.30 WIB sudah tidak ada yang terposisi di Balai Kalurahan,” ujarnya.
Meski demikian, untuk mengantisipasi terjadinya erupsi yang lebih besar lagi, pada hari yang sama pukul 09.00 WIB BPBD Sleman bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cangkringan menyiagakan barak pengungsian yang berlokasi di Glagaharjo.
“Checking kesiapan barak pengungsian, segera diagendakan untuk pembersihan sarpras sekitar barak, segera untuk aktivasi ketugasan piket Pos TD Kalurahan Glagaharjo, dan agenda untuk antisipasi warga yang evakuasi mandiri di waktu sore atau malam hari,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, menuturkan untuk mengantisipasi timbulnya korban akibat erupsi Gunung Merapi, saat ini jawatannya juga telah menutup sejumlah tempat wisata yakni Kaliadem dan Klangon.
“Saya berada di Ngrangkah untuk memastikan penutupan akses menuju wisata Kaliadem. Jadi sekali lagi pada hari ini untuk destinasi bunker Kaliadem dan Klangon akan kami tutup. Nanti surat resmi akan dibuat oleh Dinas Pariwisata Sleman sebagai penanggung jawab destinasi wisata,” katanya.
BACA JUGA: Terjauh! Merapi Luncurkan Awan Panas 5 Km, Ratusan Warga Mengungsi
Selain penutupan destinasi wisata, aktivitas tambang di sekitar lereng Gunung Merapi juga telah dihentikan. Aktivitas warga yang mencari rumput dipantau pergerakannya oleh tim penanggulangan bencana setempat.
“Titik terjauh luncuran awan panas di 5 km di dekat timur bunker. Sementara untuk penambangan sudah kami tutup. Alat berat sudah steril di sungai sehingga mudah-mudahan kalau ada potensi luncuran awan panas lagi mudah-mudahan tidak ada korban,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.
SIM keliling Sleman 21 Mei 2026 hadir di Polsek Cangkringan dan MPP, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.