Advertisement

Apa Kabar Proyek TPST Transisi Piyungan? Ini Progres dan Target Pembangunannya

Lugas Subarkah
Senin, 20 Juni 2022 - 16:17 WIB
Arief Junianto
Apa Kabar Proyek TPST Transisi Piyungan? Ini Progres dan Target Pembangunannya Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan, Senin (20/6/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Transisi Piyungan diklaim sudah berjalan 30%. Ditargetkan, proyek tersebut selesai pada akhir Agustus mendatang.

Penanggungjawab Teknis Lapangan TPST Transisi Piyungan, Iwan Arianto, menjelaskan luasan galian TPST Transisi Piyungan ada 10.121 meter persegi dengan kedalaman sisi selatan 5,5 meter dan sisi utara tujuh meter. “Ada kemiringan dari utara ke selatan menuju aliran lindi,” katanya, Senin (20/6/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Leptospirosis Mengganas, Seorang Warga Bantul Meninggal Dunia

Di lokasi itu, pihaknya akan membuat tampungan dengan kapasitas 171.000 kubik sampah yang dilengkapi lapisan kedap geomembran dan geotekstil di bawahnya. “Kemudian kami alirkan air dari sampah itu menuju instalasi pengolahan limbahnya,” katanya.

Dengan konsep tersebut, maka di bawah tumpukan sampah nantinya akan ada susunan pipa yang mengalirkan air lindi. Dia memastikan air lindi tidak dapat tembus di lapisan kedap maupun pipa karena menggunakan spesifikasi tertinggi, sehingga semua akan dialirkan ke instalasi pengolahan.

Kontrak pengerjaan TPST Piyungan Transisi ini selesai pada 31 Agustus. Saat ini, progress pembangunan sudah mencapai 30%. “Dari rencana 19 persen, kami deviasi positif 11 persen. Insyaallah, kami berusaha dapat tercapai [target selesai],” ujar dia.

Selama ini, kata dia, kendala yang dihadapi adalah masih berlangsungnya hujan sehingga alat tidak bisa bekerja dengan maksimal.

BACA JUGA: Sudah 4 Kali Diteror! Pelapor Dugaan Masalah Tender Proyek TPST Piyungan Minta Keadilan

Advertisement

Diketahui, proyek pembangunan TPST Transisi Piyungan dikerjakan oleh PT Harry Graha Karya dengan nilai kontrak Rp19,9 miliar dengan waktu 134 hari kalender.

Plt Kepala Balai Pengelolaan Sampah TPST Piyungan, Ruruh Haryata, menuturkan saat ini juga sedang berproses kegiatan optimalisasi instalasi pengolahan air lindi yang secara fisik dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sekarang sedang proses seeding bakteri. Nanti kalau sudah siap, pengelolaan selanjutnya diserahkan ke kami di Balai TPST Piyungan. Itu progres dari kesepakatan yang sudah ditandatangani bersama antara warga dan Pemda DIY yang jadi kewenangan kami,” kata dia.

Advertisement

Ketua Komisi C DPRD DIY, Gimmy Rusdin Sinaga, bersama sejumlah jajaran meninjau perkembangan pembangunan TPST Transisi Piyungan dengan mempertemukan Pemda DIY, pengelola TPST Piyungan, kontraktor dan masyarakat, Senin.

Dia berharap apa yang dikeluhkan masyarakat sekitar dapat segera diselesaikan dengan baik. “Mudah-mudahan September sudah bisa digunakan. Karena Piyungan ini proyek yang selalu berkelanjutan, ini keperluan masyarakat banyak,” ucap dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement