Advertisement

Suporter Tewas Terus Terjadi, BCS Tak Mau Berharap Banyak dengan Polisi dan Pemkab Sleman

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:47 WIB
Bhekti Suryani
Suporter Tewas Terus Terjadi, BCS Tak Mau Berharap Banyak dengan Polisi dan Pemkab Sleman Suporter PSS Sleman yang nekat datang ke hotel guna memberikan dukungan ke tim PSS Sleman / Instagram : PSSleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Koordinator Brigata Curva Sud (BCS), kelompok suporter PSS Sleman Zulfikar Nugroho Putro mengaku tak mau berharap banyak ke polisi maupun Pemkab Sleman untuk mencegah terulangnya kasus penganiayaan yang menewaskan salah satu suporter PSS belum lama ini. 

Pasalnya kata dia, kasus penganiayaan terhadap suporter sampai sekarang terus terulang. Bahkan belum genap 40 hari, sudah ada dua nyawa suporter melayang selama gelaran Liga Indonesia Baru (LIB) tahun ini. 

“Tidak mau berharap banyak. Lha gimana ya, terjadi terus [kasus penganiayaan], malah belum ada 40 hari sudah ada dua [suporter] yang terbunuh,” kata Zulfikar, diwawancarai Harianjogja.com, Senin (29/8/2022) malam. 

Suporter lain yang dimaksud Zulfikar adalah Tri Fajar Firmansyah yang juga fans PSS Sleman. Ia mengalami kejadian tak jauh beda seperti Aditya, yakni dikeroyok sekelompok orang tak dikenal pada Juli lalu sekitar pukul 20.00 malam.

Dikatakannya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut bersama dengan pihak klub PSS Sleman dan Bupati Sleman ihwal bagaimana upaya serius mencegah agar kasus serupa tak terulang. 

Sementara itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. menyatakan peristiwa penganiayaan terjadi akibat pertandingan yang berakhir hingga larut malam. “Kejadian kemarin itu kan terjadi karena terlalu malam. Mulainya jam 08.30 malam, pulang sudah jam 10.30,” papar Kustini.

BACA JUGA: Dana Keistimewaan DIY Diperiksa BPK

Untuk diketahui, kejadian yang menimpa Aditya menambah rentetan kasus kekerasan dalam sepak bola yang berujung kematian. Di DIY, dalam rentang tujuh tahun, telah ada lima korban meninggal akibat sepak bola termasuk Aditya.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi, Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement