Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Logo BPJS Ketenagakerjaan
Harianjogja.com, JOGJA- Selama September tahun ini, ribuan atlet yang mengikuti pertandingan dan kejuaraan olahraga di wilayah DIY mengikuti program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek).
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Jogja, Teguh Wiyono menjelaskan atlet olahraga termasuk profesi yang berisiko cukup tinggi dan patut dilindungi dalam program Jamsostek. Ribuan atlet mulai dari pelaksaan Porda DIY hingga kejuaraan lainnya mengikuti progam perlindungan tersebut.
Untuk di wilayah DIY, sudah ribuan atlet yang mengikuti program Jamsostek dan angkanya diprediksi akan bertambah karena masih banyak event sporttourism yang digelar di DIY. "Yang terbaru ajang balap sepeda internasional Il Festino. Balap sepeda start di Stadion Mandala Krida pekan lalu," katanya, Sabtu (1/10/2022)
Il Festino Indonesia juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk penanganan kecelakaan dan meninggal dunia bagi atlet yang terdaftar. BPJS Ketenagakerjaan telah bekerjasama dengan seluruh rumah sakit Pemerintah dan swasta di DIY.
BACA JUGA: Buntut Kasus Leslar, KPI: Blacklist Pelaku KDRT dari Semua Program Siaran
Untuk diketahui, saat ajang IL Festino akhir pekan lalu di Jogja sebanyak tiga orang peserta Il Festino mengalami kecelakaan saat mengikuti balapan. Mereka langsung mendapat penanganan dari BPJS Ketenagakerjaan dan RS.
"BPJS Ketenagakerjaan fast respon, kami lebih nyaman selaku penyelenggara kegiatan, pastinya terlindungi dan tercover dengan baik, kami salut dengan BPJS Ketenagakerjaan. Saat kami masih mencari data nama atlet yang mengalami kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan malah sudah lebih dulu menyampaikan data atletnya, ungkap Thomas salah satu panitia Il Festino.
Hingga kini, jumlah peserta aktif BPJamsostek di Jogja dari penerima upah (PU) sebanyak 171,363 orang dan peserta aktif dari bukan penerima upah (BPU) sebanyak 32,035 orang. Adapun peserta jasa konstruksi aktif sebanyak 65,610 orang. "Para atlet terdaftar dalam program BPU," ujar Teguh. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Triumph Bonneville T40 dan T40 Black hadir dengan mesin 400 cc, desain klasik, serta fitur modern. Harga baru diumumkan pada awal 2027.
Pekerja desa seperti petani, pedagang, dan buruh tani kini bisa mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran mulai Rp8.400 per bulan.
Menkum Supratman Andi Agtas meluruskan polemik sound horeg. Kementerian Hukum disebut tak pernah menerbitkan hak cipta sound horeg.
AI mulai menjadi teman curhat bagi sebagian orang. Sejumlah penelitian mengungkap hubungan AI dengan kesepian, kedekatan emosional, dan ketergantungan.
Eko Suwanto mengucapkan HUT ke-270 Kota Jogja dan mendorong Pemkot memperkuat anggaran pro rakyat untuk menekan kemiskinan.