38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Seorang pengendara motor sedang melintasi jalan rusak di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul pada Selasa (29/11/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari mengeluh jalan di wilayahnya rusak karena proyek pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman. Kerusakan terjadi karena sering dilalui kendaraan bermuatan berat untuk pembangunan jalan baru tersebut.
Salah satu keluhan disuarakan oleh Ulu-Ulu Kalurahan Ngalang, Kunto Wibowo mengatakan, jalan rusak di wilayahnya sepanjang tiga kilometer. Adapun kondisinya banyak yang berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan karena rawan terjadi kecelakaan.
“Saat musim hujan, pengendara harus lebih berhati-hati lagi agar tidak terjatuh karena jalan yang berlubang,” kata Kunto kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).
Menurut dia, kerusakan terjadi karena jalur sering dilalui kendaraan berat untuk pembangunan jalan baru yang menghubungkan Gunungkidul-Sleman di ruas Ngalang-Bobung. Selama pembangunan berlangsung banyak truk yang lalu lalang setiap harinya sehingga membuat jalan menjadi rusak.
“Jalan baru sudah ada yang jadi. Harapannya bisa lewat akses tersebut agar kerusakan tidak semakin parah,” katanya.
Meski demikian, Kunto juga berharap ada perbaikan di jalan yang rusak sehingga tidak mengganggu aktivitas warga, khususnya menyangkut masalah keselamatan. “Semoga bisa segera diperbaiki,” katanya.
BACA JUGA: Momen Ferdy Sambo Peluk dan Kecup Kening Putri Candrawathi di Pengadilan
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh Kepala Dusun Karanganyar di Kalurahan Ngalang, Jumali. Menurut dia, dampak pembangunan jalan anyar tidak hanya di Dusun Plosodoyong, tapi juga terjadi di Dusun Karanganyar dan Sumberejo.
“Kerusakan jalan mulai terlihat empat bulan yang lalu,” katanya.
Menurut dia, sudah ada komunikasi dengan rekanan yang mengerkakan proyek. Diharapkan segera ada perbaikan terhadap sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan mulai dari jalan hingga saluran pembuangan.
“Mudah-mudahan segera direalisasikan,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahaan Rakyat Energi Sumber Daya Mineral (PUPR-ESDM) DIY, Yohanes Wira Sasongko Putro mengatakan, adanya kerusakan jalan akibat pembangunan jalan alternative Gunungkidul-Sleman sudah dikomunikasikan dengan rekanan. Ia memastikan ada komitmen untuk memperbaiki jalan rusak yang dikeluhkan warga.
Menurut dia, kerusakan semakin bertambah parah dikarenakan hujan deras yang turun hampir setiap hari. Rencananya perbaikan ditarget selesai sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Penyedia jasa berjanji melakukan perbaikan maupun pemeliharaan jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.