Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Seorang pengendara motor sedang melintasi jalan rusak di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul pada Selasa (29/11/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari mengeluh jalan di wilayahnya rusak karena proyek pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman. Kerusakan terjadi karena sering dilalui kendaraan bermuatan berat untuk pembangunan jalan baru tersebut.
Salah satu keluhan disuarakan oleh Ulu-Ulu Kalurahan Ngalang, Kunto Wibowo mengatakan, jalan rusak di wilayahnya sepanjang tiga kilometer. Adapun kondisinya banyak yang berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan karena rawan terjadi kecelakaan.
“Saat musim hujan, pengendara harus lebih berhati-hati lagi agar tidak terjatuh karena jalan yang berlubang,” kata Kunto kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).
Menurut dia, kerusakan terjadi karena jalur sering dilalui kendaraan berat untuk pembangunan jalan baru yang menghubungkan Gunungkidul-Sleman di ruas Ngalang-Bobung. Selama pembangunan berlangsung banyak truk yang lalu lalang setiap harinya sehingga membuat jalan menjadi rusak.
“Jalan baru sudah ada yang jadi. Harapannya bisa lewat akses tersebut agar kerusakan tidak semakin parah,” katanya.
Meski demikian, Kunto juga berharap ada perbaikan di jalan yang rusak sehingga tidak mengganggu aktivitas warga, khususnya menyangkut masalah keselamatan. “Semoga bisa segera diperbaiki,” katanya.
BACA JUGA: Momen Ferdy Sambo Peluk dan Kecup Kening Putri Candrawathi di Pengadilan
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh Kepala Dusun Karanganyar di Kalurahan Ngalang, Jumali. Menurut dia, dampak pembangunan jalan anyar tidak hanya di Dusun Plosodoyong, tapi juga terjadi di Dusun Karanganyar dan Sumberejo.
“Kerusakan jalan mulai terlihat empat bulan yang lalu,” katanya.
Menurut dia, sudah ada komunikasi dengan rekanan yang mengerkakan proyek. Diharapkan segera ada perbaikan terhadap sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan mulai dari jalan hingga saluran pembuangan.
“Mudah-mudahan segera direalisasikan,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahaan Rakyat Energi Sumber Daya Mineral (PUPR-ESDM) DIY, Yohanes Wira Sasongko Putro mengatakan, adanya kerusakan jalan akibat pembangunan jalan alternative Gunungkidul-Sleman sudah dikomunikasikan dengan rekanan. Ia memastikan ada komitmen untuk memperbaiki jalan rusak yang dikeluhkan warga.
Menurut dia, kerusakan semakin bertambah parah dikarenakan hujan deras yang turun hampir setiap hari. Rencananya perbaikan ditarget selesai sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Penyedia jasa berjanji melakukan perbaikan maupun pemeliharaan jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.