Advertisement

Harian Jogja

Dikabarkan Jadi LC, Seorang Warga Jogja Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia

Triyo Handoko
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:47 WIB
Bhekti Suryani
Dikabarkan Jadi LC, Seorang Warga Jogja Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia Ilustrasi. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Seorang perempuan muda dari Kemantren Tegalrejo, Jogja berinisial N, 19, diduga menjadi korban perdagangan manusia di Bali. Dugaan tersebut disampaikan ibu N, yaitu Mujiati pada Kamis (2/2/2023).

Mujiati menceritakan awalnya anaknya pergi bersama temannya yang juga merupakan tetangganya sendiri berinisial MO. "Awalnya main sama MO, tapi pas berangkat ke Bali ini enggak pamit sama sekali," katanya.

Advertisement

BACA JUGA:  Tokopedia Bantu Perempuan Pelaku UMKM Memiliki NIB

Kepergian N bersama MO ke Bali sudah sepekan lebih. "Kemarin temannya ini pulang ke sini, tapi anak saya enggak ikut pulang, saya khawatir karena anak saya juga enggak bawa HP enggak bisa komunikasi," jelas Mujiati.

Mujiati menanyakan keberadaan N kepada MO. MO menurut Mujiati tak bisa memberikan keterangan yang jelas. “Bilangnya N itu enggak mau ikut pulang,” lanjutnya.

Lantaran tidak mendapat keterangan yang jelas, Mujiati mencari informasi ke orang tua MO. "Kata orang tuanya, anak ini di Bali jadi LC [pemandu lagu di tempat karaoke]," ujarnya.

BACA JUGA: Raja Jogja Akhirnya Ungkap Alasan Enggan Melepas Sultan Ground untuk Tol Jogja Solo dan Jogja Bawen

Orang tua MO, jelas Mujiati, memberikan penjelasan yang berubah-ubah. "Pas saya datang ke rumahnya lagi, katanya anak saya kerja di kafe daerah Tabanan, Bali, saya bingung ini gimana kondisi anak saya," jelasnya.

Mujiati menyebutkan bahwa keluarga MO ini sering melakukan tindakan kriminal. “Tapi saya enggak percaya, soalnya keluarga mereka itu dikenal sering berbuat kriminal, MO juga yang suka bully anak saya waktu masih SD dulu. Saya takutnya anak saya dipekerjakan di tempat yang tidak baik,” ucapnya.

Bingung harus mencari anaknya kemana dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, Mujiati mengadukan masalahnya tersebut ke Dinas Sosial (Dinsos) DIY. "sekarang MO juga ngilang enggak tahu ke mana, kayaknya takut saya laporkan ke polisi, keluarganya juga nutup-nutupi,” ujarnya.

Dinsos DIY, jelas Mujiati, akan membantunya mengatasi masalah dugaan perdagangan manusia tersebut. “Katanya besok mau dibantu untuk melaporkan ke polisi,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Baca Koran harianjogja.com

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Badan Geologi Sebut Suplai Magma Masih Terus Terjadi di Gunung Merapi

News
| Rabu, 22 Maret 2023, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Pesta Daging Iftar Ramadan di Horison Ultima Riss Malioboro Yogyakarta

Wisata
| Senin, 20 Maret 2023, 18:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement