Kasus Bayi Dibuang di Semin Terungkap dari Ceceran Darah, Begini Kronologinya
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kecelakaan yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di ruas jalan Bedoyo-Semanu tepatnya di Dusun Trengguno Kidul, Sidorejo, Ponjong, Kamis (9/2/2023) siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi dua korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sepeda motor Honda Vario AB 2950 RV yang dikendarai Ema Fitria Rahayu, asal Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong dan Honda Supra AB 5829 PY yang dikendarai oleh Aditya Asandi, asal Sidorejo, Kapanewon Ponjong. Keduanya terlibat kecelakaan karena saling bersenggolan di ruas jalan Bedoyo-Semanu.
“Keduanya melaju dari arah timur. Tapi sesampainya di lokasi kejadian bersenggolan hingga akhirnya terjatuh,” kata Kaposlek Ponjong, AKP Yulianto kepada wartawan, Kamis sore.
Dia menjelaska, akibat kejadian ini, pengendara Honda Vario Ema mengalami luka di bagian lutut. Sedangkan korban satunya emngalami luka di bagian tangan.
Selain kedua pengendara yang mengalami luka-luka, motor yang ditunggani keduanya juga mengalami kerusakan. “Tidak sampai menyebabkan korban jiwa. Tapi, keduanya sempati dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.
Yulianto berharap kepada masyarakat agar peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga tidak terlibat kecelakaan di jalanan. Ia mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor agar lebih berhati-hati dan terus menaanti semua peraturan dalam berlalulintas.
“Jangan lupa memakai helm untuk pengendara bermotor,” katanya.
BACA JUGA: Klitih Titik Nol Jogja: Polisi Terima Laporan Korban, Ini Perkembangan Kasusnya
Ia juga meminta agar tidak berkendara secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. “Terjadinya kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain. Jadi, harus terus berhati-hati agar selamat sampai di tujuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Penanganan krisis air bersih tidak hanya mengandalkan anggaran Pemkab Klaten. Pemerintah daerah juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari dunia usaha melalui
Timnas U20 Indonesia lolos sebagai juara Grup H. Simak daftar 16 peserta Piala Asia U20 2027 dan peluang menuju Piala Dunia U20.
Hujan tipis mulai turun di Bantul setelah kemarau panjang. Pajangan belum hujan sejak Juni dan warga masih menghadapi persoalan air bersih.
Hearts2Hearts batal tampil di ITA 2026 dan fansign Jakarta ditunda akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan.
Anak Krakatau erupsi 25 jam. Indonesia memiliki 101 gunung api Holosen dan 71 aktif sejak 1800, terbanyak di dunia untuk kategori tersebut.