Kejahatan Jalanan Sleman Stabil, Kasus Sajam Naik 75 Persen
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menegaskan bahwa Bumi Projotamansari selalu surplus beras setiap tahunnya yang mencapai 25.000 ton.
Kepala Bidang Penyuluhan, Produksi dan Pengembangan Usaha Pertanian (P3UP), Imawan Eko Handriyanto mengatakan bahwa produktivitas beras di Bantul cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Bantul.
“Kebutuhan pangan per kapita per tahun masyarakat Bantul itu 86 kilogram. Setiap tahun kami surplus 25.000 ton beras. Saya kira cukup ini [memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bantul],” kata Imawan ditemui di Kalurahan Sendangsari, Senin (7/3/2023).
Imawan menjelaskan bahwa rata-rata produktivitas padi di Bantul secara keseluruhan mencapai 76 kwintal Gabah Kering Pungut (GKP) atau 7,6 ton GKP. Kalau dikonversi ke Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 64 kuintal.
“Pada Maret, Bantul memiliki 3.000 hektare lahan padi yang akan dipanen. Hampir semua hasil panen di atas rata-rata kabupaten,” katanya.
Hal tersebut, katanya, tidak terlepas dari faktor irigasi dan pupuk organik yang digunakan. Imawan memberikan contoh dengan hasil panen padi di Bulak Mangir, Kalurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul.
Di Bulak Mangir, irigasi yang dibangun dengan baik dapat meningkatkan produktivitas padi dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Baru 5 Ton Beras Lokal Dibeli Pegawai Negeri Gunungkidul
Selain itu, penggunaan pupuk organik juga dianggap meningkatkan kualitas padi, karena struktur dan kandungan pada tanah menjadi sehat, sehingga produktivitas dapat terdongkrak naik.
“Cuaca kan baru tidak menentu. Kendati demikian cuaca tersebut tidak memengaruhi produktivitas padi di Bantul. Padi kan tanaman tahan air, meski tergenang asal tidak terlalu lama, bisa pulih lagi,” ucapnya.
Imawan menegaskan bahwa DKPP selalu mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang. Selain pupuk kandang, Imawan juga menyarankan untuk menggunakan biosaka.
“Biosaka itu adalah elisitor, bukan pupuk, bukan enzym maupun hormone. Jadi itu memang elisitor yang mentriger tanaman, sehingga dapat bermetabolisme lebih baik. Batang, dan akar-akarnya itu dapat lebih aktif menyerap unsur hara. Ini cukup membantu,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Inter Milan mengawali Liga Italia 2026/27 dengan kemenangan 4-1 atas Monza. Calhanoglu, Zielinski, Esposito, dan Bisseck mencetak gol.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu23 Agustus 2026 tersedia dari Jogja ke YIA dan sebaliknya. Tarifnya Rp50.000 per penumpang.
Gempa M5,4 mengguncang perairan Sulteng Minggu dini hari. Getaran terasa hingga Luwuk, Gorontalo, dan Bone Bolango. Tidak berpotensi tsunami.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 23 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi mencapai 32°C, warga diminta waspada kebakaran.
Jose Mourinho mengawali periode kedua di Real Madrid dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol berkat gol penentu Carlos Espi pada menit ke-90.