Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul, menyisir anggota TNI dan Polri yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani di Gunungkidul, Rabu, mengatakan anggota TNI dan Polri yang terselip dalam daftar pemilih tetap (DPT) sudah dicoret.
"DPT sudah final, setelahnya kalau ada yang meninggal kami tandai. Termasuk TNI dan Polri yang terselip sudah terselesaikan," kata Ahmadi Ruslan Hani.
Ia mengatakan pencoretan anggota TNI dan Polri yang masuk DPT dilakukan agar tidak ada lagi perdebatan di masyarakat sehingga semua percaya pemilu akan berjalan dengan jujur dan adil.
Selain itu, pencoretan anggota TNI dan Polri dari DPT berjalan cepat berkat terjalinnya sinergitas yang cepat antara KPU, bawaslu dan instansi terkait lainnya.
Jumlahnya telah final dalam pemilu 2024 sebanyak 613.155 DPT, terdiri atas laki-laki 299.650 orang dan perempuan 313.155 orang.
"Kami minta masyarakat juga ikut mencermati DPT Pemilu 2024. Bagi masyarakat yang belum masuk, silakan ke kantor KPU Gunungkidul," katanya.
Sementara itu, anggota Bawaslu Gunungkidul Rosita mengatakan pasca tahapan rapat pleno DPT pihaknya masih melakukan pengawasan data pemilih. Terutama pemilih yang seharusnya tidak tercantum di DPT. Seperti meninggal dunia, pindah domisili, keterlibatan TNI dan Polri yang masih terdata DPT menjadi fokus pengawasan. "Sekarang sudah dipastikan itu semua (TNI dan Polri) sudah tidak terdaftar di DPT," kata Rosita.
BACA JUGA: 9 Strategi Ini Akan Dilakukan Menteri Pertanian Hadapi Dampak El Nino
Selain itu, bawaslu terus mengawal DPT yang memenuhi syarat namun pindah domisili di lingkup Gunungkidul. Menurutnya kasus itu juga menjadi fokus pengawasan agar mereka tetap terakomodasi sesuai dengan KTP elektronik.
"Kami ingin lebih memastikan kembali soal penduduk pindah domisili pindah TPS. Ini kita pastikan. DPT Pemilu 2024 harus sesuai dengan KTP elektronik jangan sampai lokasi TPS beda dengan domisili," ujarnya.
Bawaslu juga melakukan pengawasan pemilih di TPS khusus. Di Gunungkidul ada dua yakni, Rutan Kelas IIB dan Rutan Anak. Sejauh ini sudah dilakukan pengecekan dan terakomodasi sehingga data ganda tidak terjadi.
"Untuk rumah sakit pemilih masih dinamis tidak ada TPS khusus di rumah sakit. Tim medis bisa gantian shift dan untuk pasien dikasih formulir A5," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Di tengah prosesi pelantikan 667 lulusan tenaga kesehatan profesional tersebut, UNISA Yogyakarta secara resmi menyerahkan Beasiswa Alumni kepada tiga bidan terb
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.