Advertisement
Penyalahgunaan Tanah Kas Desa: SPBU, Kafe, sampai Indekos di Sleman Besok Disegel Satpol PP
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Temuan praktik penyalahgunaan tanah kas desa di Sleman meluas. Terbaru ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kafe, dan indekos yang akan disegel Satpol PP DIY, Kamis (19/7/2023). Ketiga pemilik bangunan tersebut sudah mengakui penyalahgunaan tanah kas desa saat diperiksa.
Para pemilik bangunan yang akan disegel ini juga sudah menandatangani perjanjian penutupan operasional di tiga tempat usaha tersebut. “Semuanya sudah menandatangani perjanjian, mengakui melakukan penyalahgunaan juga setelah kami periksa,” kata Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad.
Advertisement
Noviar menjelaskan SPBU dan kafe berada di Sriharjo, Sleman. Sedangkan indekos yang akan disegel tersebut berada di Wedomartani, Sleman.
Satpol PP DIY, jelas Noviar, berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan tanah kas desa. “Sehingga kami imbau bagi yang sudah melakukan penyalahgunaan tanah kas desa segera menutup bangunannnya dan mengembalikan tanah kas desa tersebut,” katanya.
Noviar menyebut Satpol PP DIY sudah menutup lebih dari 15 titik lokasi penyalahgunaan tanah kas desa. “Sementara ini kami tindak yang di Sleman karena di sana yang masuk terlebih dahulu aduannya, sementara kabupaten lain akan ada gilirannya nanti,” jelasnya.
Total aduan penyalahgunaan tanah kas desa yang diterima Satpol PP DIY, lanjut Noviar, sudah mencapai ratusan laporan.
“Termasuk di Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul, banyak sekali yang diadukan ke kami. Tapi karena personel terbatas maka kami kerjakan satu-satu, semuanya akan kami tindak tegas nanti,” ujarnya.
BACA JUGA: Ada Lebih dari 50 Warung Masakan Daging Anjing Tersebar di Seluruh DIY, Semuanya Ilegal
Keterbatasan personel itu, sambung Noviar, diharapkan dapat dibantu berbagai dinas lain di Pemda DIY yang juga memiliki fungsi pengawasan terhadap tanah kas desa.
“DPTR [Dinas Pertanahan dan Tata Ruang] kan juga beririsan kerjanya dalam pengawasan ini, sejak awal penindakan di Nologaten kami juga sudah mengajak mereka,” katanya.
Setelah tertangkapnya Kepala DPTR Krido Suprayitno dalam kasus serupa, menurut Noviar, mestinya dinas tersebut lebih bersih dan tegas dalam pengawasan tanah kas desa.
“Peran mereka tidak bisa dipungkiri minim dalam pengawasan, harapannya setelah ini partisipasinya meningkat untuk pengawasan dan penindakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
- Penampakan Kondisi Pesawat Trigana Air Usai Tergelincir di Bandara Yapen Papua
- Perlintasan Kereta di Keras Wetan Ngawi Dipersempit Usai Terjadi Kecelakaan
- Jelang KRTI 2024, Bengawan UV UNS Solo Luncurkan 4 Wahana Terbang Nirawak
- Telan Rp17 Miliar, Stadion Pringgodani Wonogiri bakal Jadi Sport Tourism Center
Berita Pilihan
Advertisement
Dugaan Korupsi PT Taspen, KPK Panggil Senior Vice President Analisis Investasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Asesmen Gratis Ratusan Siswa Difabel Kulonprogo, Puluhan Psikolog Dikerahkan
- Cara Membeli Tiket KA Bandara YIA Online
- Jadwal KA Bandara YIA Keberangkatan Senin 9 September 2024
- Jadwal Lengkap KRL Solo Jogja Pekan Ini 9-16 September 2024, Berangkat dari Stasiun Palur
- Jadwal KRL Jogja Solo Berangkat dari Stasiun Tugu dan Lempuyangan, Senin 9 September 2024
Advertisement
Advertisement