Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Kapolsek Bambanglipuro AKP Rusdiyanto saat menunjukkan barang bukti dan pelaku penjambretan di Mapolsek Bambanglipuro, Senin (14/8/2023) siang. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Jajaran Polsek Bambanglipuro menangkap HE, 41, warga Bambanglipuro setelah melakukan penjambretan terhadap tetangga kampungnya sendiri.
BACA JUGA: Terjatuh dari Motor, Penjambret di Berbah Ditangkap Warga
Kapolsek Bambanglipuro AKP Rusdiyanto mengatakan, HE ditangkap pada Kamis (3/8/2023) lalu. HE ditangkap berdasarkan hasil penyidikan dan laporan dari Maria Goretti Ngatiyem, 63, warga Caben RT03 Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, pada 27 Juli 2023.
Saat itu, perempuan berusia 63 tahun tersebut dijambret oleh pelaku pada pukul 07.40 WIB di Jalan Kampung Caben, Sumbermulyo, Bambanglipuro. Saat itu, Maria yang tengah berboncengan dengan cucunya tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Pelaku langsung merampas kalung korban seberat 5 gram. Alhasil, korban mengalami kerugian senilai Rp2,5 juta.
"Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, akhirnya kami menangkap pelaku di Bantul. Kami mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kuitansi pembelian kalung emas. Perhiasan kalung emas seberat 5 gram, motor pelaku dan pakian yang digunakan pelaku," kata AKP Rusdiyanto, Senin (14/8/2023) di Mapolsek Bambanglipuro.
Sementara HE, 41, mengaku tidak sempat menjual kalung hasil aksinya karena perbuatannya telah viral di WhatsApp Group dan Media Sosial. HE, takut jika dirinya nekat menjual kalung hasil rampasannya akan membuat dirinya tertangkap.
"Saya takut menjualnya. Sebab, peristiwa tersebut sudah beredar di WhatsApp Group dan ada rekaman CCTV. Saya takut jika nanti saya menjual akan bertemu polisi. Untuk itu saya sengaja menyimpan kalung tersebut di atas tumpukan genteng di samping rumah," jelasnya.
Mengenai aksi yang dilakukannya, HE mengaku jika itu dilakukan secara spontan. Dirinya menampik jika perbuatannya itu telah direncanakan. "Saat itu saya lihat ibu itu diboncengkan cucunya. Saya lihat dia pakai kalung, spontan saya ingin memilikinya. Saya tidak tahu jika saat itu jalanan masih cukup ramai," ucap HE.
Atas perbuatannya tersebut, HE terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.