Emil Audero Gabung Rayo, Peluang Debut dan Lawan Real Madrid
Emil Audero resmi bergabung Rayo Vallecano dari Como 1907. Cedera Augusto Batalla membuka peluang debut sebelum berpotensi menghadapi Real Madrid.
Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Stasiun Meteorologi Jogja mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan angin kencang serta puting beliung, khususnya untuk wilayah Sleman.
Selain itu, Stasiun Meteorologi Jogja juga mengingatkan masyarakat Sleman, utamanya yang ada di lereng Gunung Merapi untuk mewaspadai fenomena banjir lahar hujan menjelang masuknya musim penghujan.
Kepala Stasiun Meteorologi Jogja Warjono mengatakan wilayah Sleman memiliki potensi bencana hidometerologi berupa angin kencang juga badai petir hingga menyebabkan pohon, baliho, atap rumah, papan reklame rusak akibat angin kencang. Selain itu pihaknya juga meminta kepada masyarakat Sleman utamanya yang ada di lereng Gunung Merapi untuk mewaspadai fenomena banjir lahar hujan.
BACA JUGA: Beredar Kabar Bihun Asal Tiongkok Bercampur Plastik Dijual di Indonesia, Cek Faktanya
"Untuk itu, masyarakat harus melakukan langkah mitigasi bencana. Masyarakat harus memperbaiki drainase untuk mencegah atau mengurangi risiko banjir, memangkas pohon yang dahan nya dirasa terlalu lebat, tidak membuang sampah di sungai yang dapat menghambat aliran air, dan mengikuti perkembangan terkini seputar kondisi cuaca," kata Warjono, Kamis (9/11/2023).
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan mengatakan, pihaknya telah siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi. Sebab, diakuinya, Sleman memang rawan mengalami bencana, termasuk bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
Kerawanan itu tidak hanya mencakup angin kencang, tapi juga tanah longsor dan pohon tumbang. Selain itu ada potensi aliran sungai meluap, genangan, dan banjir. "Kami meminta masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem dari musim kemarau ke musim hujan," katanya.
Untuk potensi angin kencang, Makwan menyebut tidak hanya berpotensi terjadi di Mlati, tapi juga daerah lainnya, seperti Prambanan dan sejumlah Kapanewon di Sleman. "Merata. Karena semua pernah mengalaminya. Untuk itu kami minta mereka waspada," jelas Makwan.
Makwan meminta kepada masyarakat yang atap rumahnya terbuat dari seng dan galvalum untuk lebih waspada. "Kami minta mereka untuk memperkuat atap mereka," kata Makwan.
Selain itu, Makwan juga meminta kepada masyarakat melakukan langkah kesiapsiagaan, paling tidak sekarang sudah mulai memeriksa lingkungan rumah dan sekitarnya. Makwan juga menyarankan warga memangkas ranting dan dahan pohon yang sudah rapuh di sekitar lingkungan rumah.
"Jika pohon [milik] pribadi bisa dilakukan pemangkasan sendiri, tetapi kalau pohon perindang jalan maka bisa minta bantuan Dinas Lingkungan Hidup Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Emil Audero resmi bergabung Rayo Vallecano dari Como 1907. Cedera Augusto Batalla membuka peluang debut sebelum berpotensi menghadapi Real Madrid.
Tom Holland resmi menjadi aktor dengan pendapatan box office terbesar ketiga sepanjang masa setelah kesuksesan Spider-Man: Brand New Day menembus US$2,33 miliar
Toyota bZ5 2027 hadir di China dengan harga promo Rp290 jutaan, baterai hingga 630 km dan teknologi Momenta 6.0 berkemampuan 544 TOPS.
Lamine Yamal mencetak dua gol saat Barcelona mengalahkan Rayo Vallecano 5-2. Ia menjadi pemain termuda Blaugrana yang mencapai 50 gol.
Dua pengalaman satwa liar Indonesia masuk 10 besar dunia versi Wildlife Experience Index Bailey Robinson. Badak Jawa peringkat kelima, orangutan Kalimantan kede
Honda NC750X 2027 resmi meluncur di Eropa dengan dua warna baru. Mesin 745 cc, DCT, bagasi 23 liter dan TFT 5 inci tetap dipertahankan.