BIGBANG Tambah Konser Jakarta 17 Januari 2027, Ini Jadwal Presale Tiketnya
BIGBANG menambah konser Jakarta menjadi dua hari, 16–17 Januari 2027. Simak jadwal presale V.I.P Membership, BCA, Indosat, dan penjualan umum.
Ilustrasi penanganan stunting. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat sebanyak 2.208 balita di Bumi Sembada menderita stunting pada 2023. Dari data tersebut, ada dua kapanewon yang masih memiliki persentase stunting tinggi, yakni Seyegan 7,1 persen dan Pakem 8,69 persen.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan data tersebut didasarkan kepada hasil survei EPP EGM (elektronik pelaporan gizi berbasis masyarakat) yang dilakukan oleh Pemkab Sleman.
Di mana, berdasarkan survei tersebut, pada 2023 angka stunting di Sleman mencapai angka 4,5. Turun dibandingkan 2022 yang mencapai angka 6,88.
"Pada 2024, kami menargetkan angka stunting turun di angka 3," katanya, Senin (20/11/2023).
Menurut Cahya, penurunan angka stunting tidak lepas dari kerja keras sejumlah pihak. Selain itu ada anggaran fiskal yang diperuntukkan untuk penurunan stunting. Anggaran itu digunakan untuk pemberian makanan tambahan berupa protein yang terbukti mempercepat penurunan stunting di Bumi Sembada.
"Jika anak-anak ini diberikan protein, seperti telur dan ikan, maka mereka akan cepat teratasi. Begitu juga pemberian asupan protein untuk ibu hamil dan anak yang baru lahir akan mampu mengatasi stunting," jelas Cahya.
BACA JUGA: BKKBN DIY Sebut Perurunan Angka Stunting di Sleman Terbaik
Stunting di Seyegan dan Pakem Tinggi
Terkait dengan tingginya persentase stunting di Kapanewon Seyegan dan Pakem, Cahya mengakui hal itu terjadi. Mengenai sebab tingginya stunting di dua kapanewon tersebut, Cahya memastikan bukan hanya karena faktor kemiskinan.
"Akan tetapi, 90 persen karena pola asuh yang keliru. Mungkin selama ini anak ditangani oleh ART dan simbahnya, dan ini perlu diedukasi, utamanya dalam pemberian protein terhadap anak," ucap Cahya.
Terpisah, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap angka stunting di Slem terus menurun. Oleh karena itu butuh kerja keras dari berbagai pihak seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan. "Karena inj tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kolaborasi," ucap Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIGBANG menambah konser Jakarta menjadi dua hari, 16–17 Januari 2027. Simak jadwal presale V.I.P Membership, BCA, Indosat, dan penjualan umum.
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Polresta Jogja memeriksa pemilik food truck dan dua jukir terkait dugaan pungli saat berjualan di Alun-Alun Kidul Jogja.
Dubes Rusia Sergey Tolchenov menyebut kemenangan tiga fotografer RI di ajang Andrei Stenin 2025 menjadi dorongan bagi jurnalis muda.
Komisi X DPR menyebut guru PPPK paruh waktu akan otomatis menjadi penuh waktu mulai Januari 2027 tanpa tes.