Advertisement

Dinas Perhubungan Sleman Memperbanyak Zona Selamat Sekolah

Catur Dwi Janati
Jum'at, 24 November 2023 - 22:57 WIB
Maya Herawati
Dinas Perhubungan Sleman Memperbanyak Zona Selamat Sekolah Ilustrasi Zona Selamat Sekolah / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman terus memperbanyak Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di Kabupaten Sleman. Keberadaan ZOSS diharapkan menekan angka kecelakaan pada pelajar yang sekolahnya terletak di pinggir jalan.

Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana menerangkan tahun ini Dishub telah menambah empat ZOSS. Adapun ZOSS merupakan peringatan agar pengendara berhati-hati saat yang dibuat pada kawasan sekitar sekolah.

Advertisement

"Ada empat lokasi, satu di Mancasan di Ambarketewang, Gamping. Satu di SMP Ngemplak 1 di Widodomartani, yang satu di Glagaharjo, Cangkringan, kemudian satu di depan SD Gentan," kata Arip, Kamis (23/11/2023).

Sejumlah aspek lalu lintas diatur terutama terkait kecepatan, parkir, menyalip, serta pejalan kaki yang menyeberang jalan. Di area ZOSS akan ada rambu dan marka jalan tambahan agar pengendara lebih berhati-hati saat melintasi sekolah.

"Ada biku-biku kuning, larangan parkir di lokasi tersebut. Jadi intinya sepanjang ZOSS kalau dia tempat turun naik anak sekolah ya harus masuk ke halamannya atau di seberangnya," kata Arip.

Biku-biku kuning yang dipasang di depan area sekolah membuat kendaraan dilarang parkir. Sehingga jarak pandang pengendara ke arah sekolah terlihat jelas khususnya di area zebra cross yang dipakai anak untuk menyeberang.

Selain itu 50 meter sebelum memasuki ZOSS, Dishub biasanya memasang pita penggaduh. Getaran yang dihasilkan saat kendaraan kendaraan melewati pita penggaduh membuat pengendara lebih waspada ketika lewat area sekolah.

BACA JUGA: Ketahuan hendak Mencopet di Pasar Pakem, Warga Surabaya Dihajar Massa

"Pita penggaduh itu sebagai warning bagi pengendara untuk mulai mengurangi kecepatan karena di situ memang ada tempat prioritas bagi anak-anak sekolah," katanya.

Tak sampai di situ, di area ZOSS setidaknya ada delapan rambu yang dipasang. Mulai dari rambu dilarang menyalip, rambu peringatan zebra cross dan sebagainya.

Pengembangan ZOSS dilakukan Dishub Sleman di sekolah-sekolah yang terletak di pinggir jalan kabupaten maupun nasional. Hal ini untuk meningkatkan keselamatan siswa dari lalu lintas kendaraan.

Kasi Sarana dan Prasarana, F.S. Adriarto menambahkan pada 2022 Dishub Sleman telah menginisiasi enam ZOSS di Sleman. Ditambah empat ZOSS di 2023 maka total ZOSS yang telah ada di Sleman mencapai 10 titik.

Rencananya tahun depan jumlah ZOSS akan ditambah. Hanya saja untuk berapa jumlahnya akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. "Tergantung anggaran. Rencana tetap ada," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

5 Pebalap Astra Honda Siap Dominasi Kejurnas Superport 600 di Mandalika

News
| Senin, 04 Maret 2024, 09:37 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement