TECNO Hadirkan Laptop AI MEGABOOK K14S
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Penyerahan bantuan pendidikan oleh PWNU DIY kepada anak yatim, Sabtu (16/12) - Harianjogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY memberikan bantuan pendidikan sebanyak 500 paket untuk 500 anak yatim di DIY, Sabtu (16/12/2023). Masing-masing kabupaten/ kota mendapat alokasi 100 paket.
Penerima juga sebelumnya telah divalidasi terlebih dahulu oleh Lembaga Pendidikan Ma'arif. Dalam satu paket bantuan pendidikan berisi peralatan sekolah. Mulai dari tas, buku, pulpen, dan berbagai alat tulis lainnya.
Ketua Lazisnu PWNU DIY Mambaul Bahri menuturkan satu paket bantuan bernilai Rp200.000. Menurutnya, program pemberian bantuan ini bukan pertama kali dan sudah sejak lama dilakukan. Pihaknya turut menggandeng Bank Indonesia. Pengajuan kerja sama telah dilakukan sejak Bulan Muharam lalu.
"Bulan Muharam itu kan bulannya anak yatim. Lalu, implementasinya dilaksanakan pada hari ini," jelasnya saat ditemui di Kantor PWNU DIY, Sabtu (16/12/2023).
BACA JUGA: Melanggar Aturan, Ratusan Alat Peraga Kampanye Dicopot Bawaslu
Bahri menuturkan bantuan ini menjadi wujud perhatian PWNU DIY terhadap anak-anak yatim kurang mampu. Menurutnya, pendidikan menjadi hal yang penting bagi masa depan anak. Untuk itu, diharapkan bantuan ini dapat menambah semangat anak dalam menimba ilmu di bangku sekolah. Sehingga bisa membentuk pribadi yang cerdas, mandiri, dan berhasil di kemudian hari.
"Perbaikan aecara ekonomi dimulai dari sisi pendidikan. Harapannya, tentu dengan fasilitas pendidikan meskipun tidak seberapa tapi bisa jadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Kita akan mengawal terus program seperti ini karena ini jangka panjang," katanya.
Salah satu pendamping siswa penerima bantuan, Nanik Wahyuni mengaku senang dan berterima kasih atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh PWNU DIY. Menurutnya, bantuan ini sangat berguna bagi anak-anak didiknya. Selama mengampu di MI Mulusan, Gunungkidul, Nanik mengaku masih banyak siswa yang berada dalam kondisi kekurangan. Dia berharap, ke depan bantuan pendidikan tak hanya diberikan kepada anak-anak yatim saja.
"Harapan kami ke depannya selain anak yatim juga bisa diperhatikan lagi karena khususnya dari MI Mulusan mayoritas kurang mampu," ungkap Nanik. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora