PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman mengklaim sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio berjalan dengan sukses. Adapun pelaksanaannya mencapai 98%.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, pelaksanaan sub-PIN polio berlangsung sejak 15-20 Januari 2024. Imunisasi ini diberikan kepada anak berusia 0-7 tahun dengan total sekitar 149.821 anak.
Menurut dia, pelaksanaan berjalan dengan lancar. Pasalnya, meski waktu imunisasi bersamaan dengan terjadinya cuaca ekstrem, namun hal tersebut juga tidak menyurutkan antusiasme dari warga guna mengantarkan anaknya ke lokasi vaksinasi.
“Untuk sosialisasi, kami juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia [MUI] guna menerangkan bahwa vaksin yang dipergunakan aman dan halal,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/1/2024).
BACA JUGA: Duh, Masih Banyak Pelaku UMKM di Sleman Belum Memiliki Sertifikat Halal
Cahya mengungkapkan, untuk capaian vaksinasi polio di Sleman mencapai 98%. Angka ini melebihi target nasional yang hanya sebesar 95%.
Berdasarkan data yang dimiliki, ia mengakui Puskesmas Godean 1 memiliki cakupan terendah dibandingkan dengan puskesmas lainnya. Di puskesmas ini baru mencapai 94,8%, sedangkan puskesmas lain sudah di atas 95%.
“Malahan seperti di Puskesmas Gamping 1 bisa sampai 113,2%; terus Puskesmas Depok 1 sebesar 104,5%, Puskesmas Kalasan mencapai 106,5% dari target yang diberikan vaksin,” katanya.
Meski program sudah dijalankan, Cahya mengakui masih membuka layanan di puskesmas. Hal ini dilakukan untuk menyasar anak yang tercecer sehingga dapat mengikuti program vaksinasi pencegahan penyakit polio.
“Mungkin waktu vaksin sedang sakit atau pergi ke luar daerah, maka bisa segera mengikutinya di puskesmas terdekat,” katanya.
BACA JUGA: Terekam CCTV, Dua Pencuri Anjing di Sleman Diringkus Polisi
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan, pelaksanaan sub-PIN polio sudah berakhir pada 20 Januari lalu. Namun, ada kebijakan khusus mulai 21-25 Januari untuk melakukan sweeping untuk mengoptimalkan layanan dalam pencegahan.
Menurut dia, selain tetap membuka layanan di puskesmas, juga dilakukan kegiatan vaksin dengan mendatangi rumah-rumah warga yang memiliki anak sesuai dengan kriteria pemberian vaksin. “Intinya imunisasi bisa menyasar ke sebanyak-banyaknya anak yang menjadi sasaran pemberian imunisasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.