Kenalan TikTok Berujung Motor Raib di Mlati
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Bek Sayap PSS, Ibrahim Sanjaya saat menjalani latihan./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelaran BRI Liga 1-2023/24 kian memasuki pekan-pekan krusial tersisa. Pada pekan ke-29 ini, PSS akan menghadapi lawan tangguh Borneo FC Samarinda. Bek Sayap PSS, Ibrahim Sanjaya menargetkan poin melawan sang memuncak klasemen, Borneo FC.
PSS Sleman akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga kontra Borneo FC Samarinda di Stadion Manahan pada Kamis (14/03/2024) malam. Sebelum bertolak ke Surakarta, penggawa Bianco Verde telah menjalani latihan intens selama tiga hari di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Bek Sayap PSS, Ibrahim Sanjaya mengungkapkan dalam latihan intens tersebut, tim berupaya memperbaiki kekurangan yang ada. "Kami memperbaiki kekurangan, melakukan evaluasi tim dengan materi yang diberikan oleh Coach Risto yang sudah diterapkan kepada para pemain," kata Sanjaya pada Rabu (13/03/2024).
Meski melakukan persiapan intens, laga melawan Borneo menjadi pekan yang tidak mudah bagi Sanjaya dan rekan-rekannya. Pasalnya tim yang akan mereka hadapi adalah sang pemuncak klasemen yang baru merasakan dua kali kekalahan dari 28 laga yang dijalani Borneo sepanjang musim. Sementara, kemenangan sangat berarti bagi PSS untuk menjauh dari zona degradasi.
"Sudah kami ketahui Borneo FC Samarinda saat ini berada di puncak klasemen kompetisi. Bermain menghadapi mereka, kami memiliki motivasi tinggi," ungkapnya.
Namun Sanjaya menegaskan, apapun kondisi yang tengah dialami tim, mereka harus mengambil poin. "Apapun keadaan yang terjadi pada kami, harus ambil poin penuh di kandang. Karena posisi kami di klasemen saat ini tidak aman," tegasnya.
Digelar saat Ramadan, laga PSS Sleman kontra Borneo FC akan dilangsungkan pukul 20.30 WIB. Bermain di malam, Sanjaya menilai hal tersebut tak menjadi kendala bagi dirinya.
"Bertanding pada malam hari seusai berbuka puasa bagi saya sama saja. Tim Borneo FC ada beberapa pemain yang juga berpuasa, menurut saya tidak menjadi kendala. Beberapa musim yang lalu, saya pernah juga bermain pada bulan Ramadan. Jadi saya tetap bermain maksimal karena tidak ada pengaruh," ujar dia.
BACA JUGA: Hadapi Jadwal Padat, Ini yang Harus Dilakukan Penggawa PSS
Selain itu optimisme dan keyakinan kuat terpancar dari tekad Sanjaya yang ingin menjajal kekuatan Pesut Etam. Apalagi dukungan kuat juga diberikan suporter PSS yang hadir langsung dalam sesi latihan.
"Mengenai kedatangan suporter yang datang langsung pada sesi latihan, menurut kami para pemain, hal itu menjadi motivasi yang baik dan positif," tuturnya.
Laskar Sembada akan membawa 20 pemainnya untuk menghadapi Borneo FC di Stadion Manahan Solo. Beberapa pemain yang terkena akumulasi dan cedera sudah siap dimainkan untuk membidik poin penuh dari tangan Pesut Etam.
"Harapannya, kami juga bisa lebih bersemangat menghadapi Borneo FC Samarinda. Semoga bisa meraih hasil yang baik dengan meraih tiga poin di kandang dengan dukungan suporter secara langsung di Stadion Manahan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.