Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Seluruh kabupaten/kota di DIY akan menggelar Pilkada Serentak 2024 pada November mendatang. Sejumlah nama sudah mulai mencuat untuk terjun dalam pesta demokrasi tersebut.
Berdasarkan Undang-Undang No.6/2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, berikut persyaratan bagi calon kepala daerah serta partai politik pengusung dalam Pilkada 2024:
- Calon kandidat Gubernur harus berusia minimal 30 tahun.
- Calon kandidat bupati/wali kota harus berusia minimal 25 tahun.
- Berpendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat.
- Calon juga harus bebas dari penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
- Kandidat tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
- Pilkada 2024 pun dilarang diikuti oleh para Penjabat (Pj) Gubernur, Bupati, dan penjabat Wali Kota.
- Bagi anggota DPR, DPD dan DPRD yang ingin maju sebagai calon kepala daerah harus mengundurkan diri terlebih dulu dari jabatannya.
BACA JUGA: 6 Nama Diusulkan Golkar Jadi Bakal Calon Peserta Pilkada Bantul, Salah Satunya Lurah
Sementara bagi partai politik, berikut persyaratan pengajuan calon kepala daerah:
- Partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPRD atau 25% dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.
- Gabungan partai politik mengusulkan pasangan calon menggunakan ketentuan memperoleh paling sedikit 25% dari akumulasi perolehan suara hanya berlaku untuk parpol yang memperoleh kursi di DPRD.
- Parpol atau gabungan parpol hanya dapat mengusulkan satu pasangan calon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.