Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum terhadap pelaku penganiayaan penjual bakwan kawi di Jalan Gowongan Tengah, Jetis, yang terjadi pada Minggu (7/4/2024) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.
Kasihumas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, menjelaskan pelaku berinisial BS, warga Kebumen, Jawa Tengah waktu itu menganiaya korban bernama AP, seorang penjual bakwan kawi. “Penganiayaan tersebut bermula ketika BS mengambil minuman di sebuah minimarket berjejaring, tetapi ia tidak bersedia membayar,” katanya, Kamis (18/4/2024).
Selain tidak membayar, BS justru meminta uang kepada kasir minimarket. Korban yang melihat kejadian tersebut berusaha menegur BS. Namun BS justru memukulnya dari belakang saat AP sedang mencuci piring di lapaknya.
Baca Juga
Viral ODGJ di Jalan Taman Siswa Jogja Meronta Saat Diamankan Satpol PP
Layanan ODGJ di Kota Jogja Meningkat, Ini Langkah Pemkot
ODGJ di Kulonprogo Bakar Sampah, Rumahnya Malah Terbakar
Kejadian ini sempat menimbulkan keributan di minimarket tersebut, yang mengakibatkan BS sempat dihajar beberapa orang. BS juga sudah diringkus kepolisian untuk dimintai keterangan. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa BS mengalami gangguan kejiwaan atau termasuk kategori orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Oleh karena itu, Polresta Jogja memutuskan untuk tidak melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap BS. "Ada kabar semacam surat dari keluarga tentang pencarian orang hilang dengan keterangan 44 atau gangguan jiwa," katanya.
Berdasarkan Pasal 44 KUHP, pelaku tidak dapat dipidana karena mengalami gangguan kejiwaan dan tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Kondisi gak ditahan, dikembalikan ke keluarga untuk dirawat," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.