KAI Uji Coba B50 dan Siapkan Perluasan KRL untuk Tekan Emisi Karbon
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul. – Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menyiapkan lahan untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara di Srimulyo, Piyungan. Hingga kini TPS Sementara Gadingsari, Sanden masih menerima sampah dengan kapasitas yang terbatas.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi menuturkan TPS Sementara Gadingsari dinilai masih mampu menampung sampah, meski jumlahnya terbatas. Awalnya, kata dia, TPS Sementara Gadingsari akan penuh pada pertengahan Juni 2024 dan rencananya ditutup sejak 15 Juni lalu.
BACA JUGA: Sultan Minta Dinas Tinjau Ulang Izin Tambang yang Merusak Lingkungan
“Kalau Gadingsari ini proses [pembuangan sampah ke TPS Sementara Gadingsari] sisa terakhir saja. Kan masih ada satu lubang, kan ada enam lubang disana,” ujarnya saat ditemui, Kamis (27/6/2024).
Di TPS Sementara Gadingsari, pihaknya menyiapkan enam lubang untuk menampung sampah. Setiap lubang dibuat dengan ukuran 10x13 meter dengan kedalaman empat meter per lubang. Sampah dimasukkan ke lubang yang telah dilapisi geomembran.
"TPS Sementara Gadingsari akan penuh akhir Juni nanti. Saat ini kami tengah menyiapkan lahan di Srimulyo yang akan digunakan sebagai TPS Sementara," ujarnya.
Bambang menuturkan lahan yang akan digunakan di Srimulyo statusnya Sultan Ground (SG). Lahan tersebut luasnya mencapai 5 ribu meter. Di TPS tersebut, lanjutnya, diperkirakan mampu menampung sampah hingga 100 ton per hari.
“Tetapi umurnya [masa TPS Sementara Srimulyo] tidak panjang hanya sekitar 3-4 bulan,” ujarnya.
Bambang menuturkan lahan TPS di Srimulyo sebelumnya digunakan warga untuk menanam beberapa tanaman pangan antara lain cabai, dan ubi. Sebelum digunakan sebagai TPS Sementara, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan untuk membahas terkait penggantian kerugian terhadap tanaman warga tersebut.
Lahan TPS tersebut akan dilapisi dengan geomembran sebelum digunakan untuk menampung sampah. DLH juga menyiapkan lindi tampungan sampah tidak mencemari lingkungan sekitar. Termasuk kajian lingkungan untuk penampungan sampah di lokasi tersebut.
"Diperkirakan proses penyiapan lahan TPS Sementara Srimulyo akan berlangsung hingga pertengahan Juli 2024," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.
David Alonso dipastikan naik ke MotoGP bersama Honda mulai musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan HRC.
Presiden Prabowo akan melantik sekitar 1.500 calon perwira remaja TNI dan Polri di Istana Merdeka pada Rabu pagi.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh SMP dan MTs menerapkan Program Sekolah Siaga Kependudukan untuk mencegah pernikahan usia anak.