Advertisement
Kembangkan Sibakul Bantu Stunting, Dinkop UKM DIY Terima Penghargaan dari BKKBN

Advertisement
KULONPROGO—Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY meraih penghargaan dari BKKBN RI karena programnya yang membantu penanganan stunting di Bumi Mataram. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo kepada Kepala Dinkop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi saat perayaan Hari Keluarga Nasional di Waduk Sermo, Minggu (21/7/2024).
Penghargaan tersebut diberikan atas inisiasi Dinkop UKM DIY lewat program Sibakul Bantu Stunting. Program ini memberikan dua butir telur kepada anak berisiko tengkes di Bumi Mataram.
Advertisement
Kepala Dinkop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menjelaskan program ini sudah dilakukan dinasnya di 20 kapanewon di DIY. Sibakul Bantu Stunting sudah dilakukan selama dua tahun terakhir di mana juga turut membantu koperasi peternakan ayam di 20 kapanewon tersebut.
Pada tahun ini, kata dia, Sibakul Bantu Stunting menambah jumlah sasarannya. Pada 2023 ada 15 kapanewon yang disasar, kini ditambah jadi 20 kapanewon. "Tahun ini ada lima kapanewon prioritas yang memang tingkat stunting-nya di atas kapanewon lain, inovasi ini bukti komitmen kami untuk bersinergi mencegah stunting sekaligus memberdayakan koperasi," kata Siwi yang juga Penjabat Bupati Kulonprogo ini.
Melalui program ini dua sektor yaitu kesehatan dan koperasi, jelas Siwi, dapat saling bersinergi untuk saling menguatkan. "Kami menggunakan telur lokal dalam membantu penanganan stunting ini. Dengan begitu, koperasi peternak juga turut diberdayakan melalui program ini," ungkapnya.
Sementara itu Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengapresiasi program tersebut terutama karena sifatnya yang memberdayakan berbagai pihak. "Tantangan pembangunan keluarga di DIY ini terkait dengan kemandirian ekonomi, program ini sangat bagus dan bisa jadi percontohan unggulan karena memberdayakan peternak dan koperasi sekaligus dalam menangani stunting," ujar dia.
Kolaborasi dalam Sibakul Bantu Stunting, jelas Hasto, adalah contoh bagi sektor non-kesehatan menangani stunting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
Advertisement
Advertisement