Pilur Bantul 2026, 6 Kalurahan Jadi Perhatian Khusus
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Foto ilustrasi penyaluran air bersih oleh BPBD di wilayah Gunungkidul. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menetapkan siaga darurat kekeringan di wilayahnya melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY Nomor 286/KEP/2024. Kondisi itu berlaku sepanjang Agustus ini atau sejak 1-31 Agustus 2024 disebabkan kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Kepala BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan penetapan siaga darurat kekeringan itu mengacu pada kondisi di tiga kabupaten yakni Kulonprogo, Sleman dan Gunungkidul yang telah menetapkan kondisi serupa beberapa waktu lalu. Pasalnya selama 30 hari berturut-turut wilayah setempat tidak diguyur hujan.
"Ini masih siaga darurat artinya ada potensi untuk terjadi kekeringan beda dengan tanggap darurat yang sudah terjadi dan harus ditangani secepat mungkin," kata Noviar, Senin (5/8/2024).
Noviar menjelaskan, status siaga darurat itu akan menjadi dasar pihaknya mengajukan permintaan dropping air dan modifikasi cuaca kepada Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Dengan upaya itu diharapkan kekeringan tidak berkepanjangan dan mengganggu aktivitas warga.
"Baru diajukan untuk dropping air dan modifikasi cuaca, dasarnya SK itu tadi. Namun disetujui atau tidak sepenuhnya kewenangan dari BNPB," ujarnya.
BACA JUGA: Sultan HB X Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di DIY hingga 31 Agustus
Berdasarkan catatan BPBD DIY sudah ada tiga kabupaten yang menetapkan siaga darurat kekeringan di wilayahnya yakni Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul. Untuk Gunungkidul disebut semua Kapanewon sudah terdampak kekeringan.
"Seluruh kapanewon sudah terdampak di Gunungkidul kan sudah 30 hari tidak hujan sementara air di sana hanya mengandalkan resapan hujan. Otomatis sumur di sana kering dan bak penampungan sudah kering juga," jelas dia.
Hanya saja sampai sekarang BPBD DIY belum melakukan penyaluran air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan itu. Penanganan masih dilakukan oleh tingkat kabupaten dibantu dengan PMI dan pihak swasta terkait lainnya.
"Semoga dalam waktu dekat permintaan dropping air sudah disetujui BNPB karena dari BMKG memprediksi sampai September masih akan berlanjut kekeringan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Inflasi Gunungkidul September 2026 mencapai 0,24%. Beras dan cabai rawit menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.