24 Lurah Petahana dan 4 Pamong Maju Pilur Bantul 2026
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Investasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY menyebut realisasi investasi di wilayah setempat kurun waktu tiga tahun terakhir 2022 sampai 2024 selalu dalam kondisi yang optimal.
Kepala DPMPTSP DIY, Agus Priono mengatakan, realisasi investasi di DIY hingga triwulan III 2024 mencapai Rp3,8 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp3,3 triliun atau setara dengan peningkatan 113%.
"Angka ini bukan semata-mata keberuntungan. DIY telah menunjukkan konsistensi dalam menarik investasi dalam beberapa tahun terakhir," katanya, Kamis (19/12/2024).
Pada 2022, realisasi investasi mencapai Rp3,9 triliun sedangkan pada 2023 angka tersebut melonjak menjadi Rp5,7 triliun. Tren positif ini menunjukkan bahwa iklim investasi di DIY semakin membaik dan menarik minat para investor baik dari dalam maupun luar negeri.
Tidak hanya di tingkat daerah, pencapaian investasi di DIY juga melampaui target nasional. Hanya pada 2022 yang tidak mencapai target nasional di angka Rp4,5 triliun. Sedangkan pada 2023 target nasional turun menjadi Rp2,9 triliun.
"Untuk 2024, target nasional ditetapkan sebesar Rp3,3 triliun, yang mana angka ini sama persis dengan target yang ditetapkan oleh DIY," jelasnya.
BACA JUGA: Diperiksa KPK, Yasonna Laoly Mengaku Tidak Ditanya Soal Harun Masiku
Menurut Agus ada beberapa faktor yang mungkin berkontribusi terhadap tingginya investasi di DIY antara lain yakni DIY yang dikenal sebagai daerah yang aman dan kondusif untuk berinvestasi.
"Pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah mendukung kelancaran aktivitas bisnis dan sektor pariwisata yang berkembang pesat menjadi daya tarik bagi investor," ujarnya.
Meskipun telah mencapai prestasi yang membanggakan, DIY masih menghadapi beberapa tantangan, seperti persaingan dengan daerah lain, keterbatasan lahan, dan kebutuhan akan inovasi yang terus-menerus.
"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan iklim investasi di DIY agar semakin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di daerah kita," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.