Advertisement

Parkir Alternatif di Amongrogo dan Mandala Krida Tak Diminati, Kendaraan Wisatawan Padat di Malioboro

Alfi Annisa Karin
Sabtu, 05 April 2025 - 18:07 WIB
Maya Herawati
Parkir Alternatif di Amongrogo dan Mandala Krida Tak Diminati, Kendaraan Wisatawan Padat di Malioboro Parkir alternatif yang disediakan Dishub Kota Jogja di Amongrogo selama libur Lebaran / istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Lahan parkir alternatif atau tambahan yang disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja di sekitar GOR Amongrogo dan Mandalakrida kurang diminati wisatawan. Wisatawan tetap memilih parkir di sekitar Jalan Malioboro yang kemudian memicu kepadatan arus kendaraan. Parkir alternatif ini dioperasikan pada H+2 Lebaran.

"Dari beberapa dialog memang (wisatawan) menyatakan mendekat ke titik sangat terdekat di mana tujuannya, meskipun dengan effort yang sangat tinggi," ujar Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho saat ditemui di Terminal Giwangan, Sabtu (5/4/2025).

Advertisement

Meski demikian, Agus mengatakan hari demi hari antusias wisatawan untuk parkir di Amongrogo ataupun Mandala Krida meningkat. Wisatawan hanya perlu membayar tarif parkir flat sebesar Rp 10.000.

Wisatawan juga bisa memanfaatkan angkutan shuttle bus Damri yang membawa penumpang menuju ke Malioboro dengan tarif Rp 8.000. Agus menambahkan, Amongrogo mampu menampung hingga 150 kendaraan. Sementara, Mandala Krida mampu menampung hingga 500 kendaraan.

"Alhamdulillah mulai kemarin siang sudah banyak yang menggunakan (parkir alternatif). Daripada harus bermacet-macet ria, berlambat-lambat ria, berjam-jam menuju ke Malioboro. Toh di Malioboro pun juga tidak bisa parkir," katanya.

BACA JUGA: Jagung Kaya Manfaat, Ini Saran Pengolahannya Agar Kandungan Gizi Tidak Hilang

Saat ditanya berapa jumlah pengakses parkir alternatif dan shuttle bus, Agus mengatakan masih dalam perhitungan. Namun, dia memastikan layanan ini masih akan disediakan hingga 7 April mendatang. Dia mengakui informasi terkait parkir alternatif di Amongrogo maupun Mandala Krida masih sangat terbatas. Ini menjadi evaluasi Dishub ke depan.

"Ini menjadi pembelajaran bagi kami di Pemkot Jogja dengan kepolisian untuk bisa mempublikasi ini jauh dari sebelumnya. Karena harapan kita memang masyarakat nyaman datang ke Jogja," tuturnya.

Selama libur Lebaran setidaknya ada 489.000 kendaraan yang masuk ke Kota Jogja. Agus menyebut arus lalu lintas terpadat terjadi pada H+2 Lebaran dengan rata-rata kendaraan melintas mencapai 4.000 kendaraan.

"Alhamdulillah, masih mengalir meskipun sangat lambat. Perlambatan ada di tempat tujuan utama, di kawasan Gumaton. Mulai dari Jalan Sudirman, Tugu, Jalan Margo Utomo, Jalan Mataram, Jalan Suryotomo, Kridosono. Lebih ke daerah-daerah yang menuju ke lokasi (Gumaton)," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BMKG Terjunkan Tim Pantau Cuaca di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

News
| Minggu, 06 April 2025, 04:47 WIB

Advertisement

alt

Warung Makan Jagoan Mahasiswa UII Jogja

Wisata
| Jum'at, 04 April 2025, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement