BPBD Sleman Salurkan 45.000 Liter Air Bersih untuk 303 KK
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Bidan. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meminta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sleman untuk meningkatkan kapasitas diri mengikuti perkembangan zaman.
Pelayanan berkualitas akan dapat diberikan ketika bidan memiliki pemahaman mengenai berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat modern.
Danang juga menyampaikan bahwa selain kapasitas atau skill, dia juga mendorong agar bidan menyesuaikan pola pikir sesuai perkembangan mutakhir dunia kesehatan.
“Dalam transformasi sistem kesehatan tidak hanya mengikuti perubahan kebijakan atau teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan peningkatan kapasitas para bidan,” kata Danang dalam musyawarah cabang IBI Sleman di Hotel Rich Jogja, belum lama ini.
BACA JUGA: Bupati Bantul Minta Para Lurah dan Pamong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih
Danang menambahkan penguatan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup generasi penerus sejak dari kandungan. Kolaborasi antarbidan, tenaga kesehatan, dan perangkat daerah harus terus diperkuat guna mencapai layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Peningkatan pelayanan yang humanis dan profesional perlu dilakukan dalam koridor kode etik. Kode etik tersebut menjadi rel yang membantu bidan menjalankan ketugasannya.
Sebagaimana disampaikan Danang, Ketua PC IBI Sleman, Siti Purwanti, juga sepakat bahwa upaya meningkatkan kualitas hidup generasi penerus perlu dilakukan sejak dalam kandungan. Sebab itu, salah satu upaya IBI adalah intervensi angka stunting/ tengkes.
“IBI Sleman berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sleman. Hampir 70 persen anggota IBI juga tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga bekerja sama dengan Kalurahan dan PKK sehingga IBI adalah akar rumput penurunan stunting di Sleman,” kata Purwanti.
“Muscab ini saya harap dapat melahirkan kader kader pengurus cabang IBI Sleman baru yang kompeten, inovatif dan membawa IBI lebih berkembang,” jelas Siti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
RSUP Dr Sardjito menghentikan stase dokter PPDS EPR usai komentar viral soal pasien BPJS. Rumah sakit menegaskan pasien tersebut bukan pasien Sardjito.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.