Dispar Kulonprogo Perluas Retribusi Digital, Sasar Waduk Sermo
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kawanan pencuri membobol satu unit minimarket di Sumberrejo, Triharjo, Wates, Kulonprogo, Sabtu (19/7/2025) dinihari WIB. Akibatnya pihak minimarket mengalami kerugian belasan juta rupiah.
BACA JUGA: Janda di Kulonprogo Curi Motor Milik Mantan Suami
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, kejadian pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polres Kulonprogo oleh S, 43 laki-laki beralamat Sentolo.
"Pelakunya saat ini masih dalam lidik," ucapnya, Minggu (20/7/2025).
Ia menambahkan, awalnya S mendapatkan informasi dari warga sekitar minimarket di Sumberrejo, bahwa telah ada aksi pencurian. Lantas S mendatangi lokasi dan setelah dicek sejumlah barang dagangan raib digondol pencuri. Adapun nilai kerugian barang-barang yang diambil mencapai belasan juta rupiah.
"Setelah dicek, barang-barang seperti rokok, facial wash sampai pasta gigi hilang dengan total kerugian senilai Rp16,5 juta," imbuhnya.
Menurut Sarjoko, modus pelaku dalam melancarkan aksinya dengan melakukan pembobolan pada tembok minimarket. Pasalnya ada temuan lobang di tembok minimarket tersebut.
"Dugaan sementara temboknya dibobol maling untuk melancarkan aksinya," ucap Sarjoko.
Selain itu diduga kuat pelaku melancarkan aksinya pada malam hingga dini hari. Kini polisi masih mendalami peristiwa pembobolan minimarket Tomira. Sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk mengecek CCTV sekitar lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.
BPBD Bantul meminta FPRB di seluruh wilayah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pancaroba dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
Menyambut libur akhir pekan Oktober 2026, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) memastikan kebutuhan transaksi perbankan masyarakat di JJateng dan DIY
Sebanyak 609 usaha homestay dan vila tercatat di Jogja. DPRD mendorong regulasi untuk memberi kepastian hukum dan mengatur potensi pajaknya.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.