Sleman Siapkan Infrastruktur PSEL, Target Pasok 450 Ton Sampah per Har
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, SLEMAN—Rektor dan Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta serta sejumlah pegiat demokrasi mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan aktivis Jogja, Muhammad Fakhrurrazi alias Paul. Penangguhan penahanan ini diajukan lantaran proses penangkapan dan penetapan tersangka Paul dianggap cacat prosedur.
Rektor UII, Fathul Wahid, mengatakan setidaknya ada dua alasan penangguhan penahanan. Pertama, penangguhan tersebut diberikan karena setiap orang berhak diperlakukan belum bersalah sampai ada putusan pengadilan yang sah. Apalagi proses penahanan cacat prosedur.
Kedua, langkah ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia. Pembatasan kebebasan tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang atau berlebihan.
Kata Fathul, penangkapan tersebut merupakan wujud kriminalisasi terhadap aktivis masyarakat sipil. Kriminalisasi ini justru melemahkan kepercayaan publik, menutup ruang dialog konstruktif, dan justru menciptakan ketakutan.
“Proses penangkapan Paul menimbulkan keprihatinan, tidak transparan, dan tidak sesuai prosedur. Ini menimbulkan kesan kuat bahwa tindakan aparat lebih ditujukan untuk membungkam suara kritis daripada menegakkan keadilan,” kata Fathul dihubungi, Jumat (3/10/2025).
Menurut dia, perbedaan pandangan dan kritik terhadap pemerintah merupakan bagian sah dari demokrasi yang sehat dan dijamin konstitusi. Tumpuhan harapan publik pun saat ini menjadi semakin terbatas. Lembaga yang seharusnya menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah semakin tumpul.
"Masyarakat sipil yang masih waras menjadi sedikit dari anak bangsa yang terus lantang menyampaikan kritik sebagai wujud rindu kepada Indonesia yang lebih baik. Paul ada di barisan ini," katanya.
Fathul mengingatkan negara yang sehat memerlukan masyarakat sipil yang kuat. Tanpa itu, benih otoritarianisme akan tumbuh subur. Negara seharusnya hadir melindungi kebebasan warganya, bukan justru mengekang.
"Kita tidak ingin hal ini terjadi di Indonesia. Karena itu, saya berharap Mas Paul segera dibebaskan. Saya bersama beberapa kawan lain dari UII dan juga lintas kelompok telah bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan Mas Paul," ucapnya.
Guru Besar UII, Masduki, mengatakan pengajuan penangguhan penahanan tersebut dilakukan sejak Rabu (1/10/2025). Dari UII Yogyakarta, ada lima orang yang mengajukan diri yang mana dia menjadi salah satu di antaranya.
Kepolisian Jawa Timur dianggap tidak melewati prosedur penangkapan dan penetapan tersangka. Tidak ada proses pemanggilan dan pemeriksaan. Hal ini dia anggap tidak wajar.
Dia bercerita setelah mendengar kabar penangkapan Paul, Masduki berkoordinasi dengan Fathul untuk memberikan pembelaan hukum. Koordinasi juga dilakukan dengan Forum Cik Di Tiro, Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum UII (PKB-UII), hingga LBH Yogyakarta.
“Kami kemudian memberikan jaminan penangguhan penahanan. Berkas juga sudah masuk ke Polda Jawa Timur,” kata Masduki ditemui di kantornya, Jumat.
Pengajuan permohonan penangguhan penahanan oleh UII tersebut juga menjadi wujud pesan moral untuk sitivas akademika. Perguruan tinggi harus memberi konsen terhadap aktivis demokrasi yang mengalami represi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.
Presiden Prabowo melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,7 persen menjadi Rp10.432,8 triliun pada Juni 2026, didorong penyaluran kredit.