Komplotan Maling Spesialis Pecah Kacar Mobil Digulung

Ilustrasi. - Antara
12 Juni 2018 21:15 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Sleman dan Polsek Ngaglik membekuk komplotan maling yang kerap beraksi dengan modus pecah kaca dan kempes ban. Sebanyak tiga pelaku berhasil ditangkap.

Tiga orang pelaku yang diringkus masing-masing BG, 29, dan HS, 28, keduanya warga Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, serta satu orang warga Bogor, Jawa Barat, berinisial HP, 31. Ketiganya ditangkap di sebuah indekos di Dusun Kembang, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sabtu (9/6) pukul 03.20 WIB.

Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). “Iya, tiga orang pelaku sudah kami tangkap. Sekarang sudah ditahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Anggaito kepada wartawan, Selasa (12/6/2018).

Perburuan ketiga pelaku ini berawal dari sejumlah laporan terjadinya pencurian dengan modus pecah kaca dan kempes ban mobil. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diperoleh informasi yang mengarah kepada ketiga pelaku. Petugas pun melihat aktivitas mencurigakan ketiga pelaku di indekos tersebut.

Di dalam indekos tersebut terdapat satu kamar yang dihuni tiga orang yang mengaku asal Kalimantan. Namun logat komunikasi mereka seperti orang Sumatra Selatan. Selama di indekos tersebut, aktivitas ketiganya tidak jelas dan kerap keluar masuk indekos dengan bergonta-ganti kendaraan. “Berbekal informasi tersebut, tim mendalami aktivitas seputaran rumah indekos tersebut. Setelah memastikan ketiganya merupakan pelaku curat yang diburu, ketiga pelaku langsung ditangkap,” ujarnya.

Sebelumnya aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di kawasan Caturtunggal, Depok. Sebuah laptop yang ditaruh di dalam mobil jadi sasaran pencurian. Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, Iptu Tito Satria, mengatakan pencurian itu terjadi Senin (21/5) sekitar pukul 20.00-21.30 WIB. Mulanya korban bernama Robby Djauhari Umar Fattah, 21, warga Garut, Jawa Barat, memarkir mobil Daihatsu Sirion bernomor polisi Z 303 DM di dekat pintu gerbang Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dusun Karangasem, Desa Caturtunggal, Depok.

Mobil tersebut diparkir dan ditinggal dalam keadaan terkunci. "Jadi itu mobil diparkir di seberang jalan, dan kemudian ditinggal pemiliknya. Saat korban mau ambil mobil, kaca belakang sebelah kiri sudah pecah," kata dia.