Sebelum Tewas Ditabrak, Terduga Pelaku Klithih di Seyegan Mengancam Korban : Tak Pateni Koe

Lokasi tewasnya terduga pelaku klithih di Seyegan, Sleman. - Ist
07 Desember 2018 15:50 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Terduga pelaku klithih di Seyegan, Sleman sempat mengancam ingin membunuh korban sebelum pelaku sendiri tewas ditabrak.

Dua terduga pelaku kejahatan jalanan alias klithih berupa penyerangan mobil tewas di lokasi seusai ditabrak oleh korban.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Seyegan Kebonagung, tepatnya di depan Puskesmas Seyegan, pada Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 02.15 WIB. Sebelum ditabrak, pelaku sempat kejar-kejaran dengan korban.

Kapolsek Seyegan Kompol Masnoto mengatakan dua pelaku penyerang mobil yang tewas yaitu AR, warga Margoagung, Seyegan, Sleman dan RTP, warga Margodadi, Seyegan, Sleman.

"Dua orang tersebut mengendarai sepeda motor honda Scoopy," ucapnya pada Jumat (7/12/2018).

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan kejadian tersebut bermula saat korban Nur Irawan, 33, seorang penjual ayam, warga Mriyan Margomulyo Seyegan, yang saat kejadian sedang bersama istrinya, Etika Dwi Novisari, 29.

Korban mengemudikan mobil Mitsubishi Colt T 120s SS nomor polisi R 1913 VE, hendak berjalan ke arah timur ke daerah Ketingan, Mlati untuk memotong ayam.

Namun, dalam perjalanannya menuju Ketingan, tepatnya di pertigaan depan Kecamatan Mlati, mobil korban berpapasan dengan sepeda motor honda scoopy milik terduga pelaku penyerangan yang saat itu berboncengan.

Tiba-tiba salah satu dari mereka memukul kaca depan mobil milik korban dengan sebuah stik besi berwarna silver yang mengakibatkan kaca mobil pecah.

"Mengetahui hal tersebut, pengemudi mobil berbalik arah dan mengejar pengendara motor tersebut," ucap Kapolsek.

Ketika sampai di perempatan Seyegan, lanjut Kapolsek, salah satu dari dua penyerang mobil sempat melontarkan kata-kata mengancam akan membunuh "tak pateni koe" sembari mengacungkan stik tongkat warna silver.

Pengendara mobil terus mengejar hingga di depan Puskesmas Seyegan dan terjadi tabrakan yang mengakibatkan dua pengendara motor meninggal di lokasi.

"Akibat kerasnya benturan, mobil milik korban hingga terbalik," ujar Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, saat ini istri korban menderita luka-luka di wajah dan dirawat di RS At Taurots Klaci, Margoluwih, dan kedua pelaku penyerang mobil yang meninggal di lokasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.