Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi Pantai Sepanjang./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Voli Pantai di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari mendongkrak okupansi penginapan di sekitar lokasi event. Lomba tersebut diselenggarakan mulai 22-26 Juni mendatang.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengatakan, meski Seri I voli pantai di Pantai Sepanjang baru dimulai, tapi sudah memberikan dampak positif. Hal ini terlihat dari tingkat okupansi penginapan di sekitar event telah penuh dipesan.
“Yang pesan tidak hanya atlet atau panitia, tetapi juga ada penonton yang memesan,” kata Sunyoto, Rabu (22/6/2022).
BACA JUGA: Ratusan Pengendara di Gunungkidul Disetop Polisi karena Pakai Sandal Jepit
Menurut dia, kabar ini merupakan hal yang bagus karena juga sebagai upaya pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi. “Saya terus berkomunikasi dengan pengelola penginapan di sekitar Pantai Sepanjang dan memang kamarnya sudah penuh dipesan,” katanya.
Hanya saja, dampak lonjakan okupansi itu baru terasa di sekitar lokasi event, sementara penginapan di pantai lain relatif masih normal. “Apapun itu, dengan adanya event voli pantai dapat mendongkrak perekonomian warga sekitar,” katanya.
Untuk itu, dia berharap kondisi terus membaik sehingga kondisi ekonomi bisa segera pulih sama seperti sebelum terjadi pandemi. “Harapannya pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” katanya.
Ketua Panitia Voli Pantai Sirnas di Pantai Sepanjang, Danang Anggoro mengatakan, di seri pembuka ini diikuti sebanyak 30 tim putra dan 30 tim putri. “Acara ini terselenggara berkat kerja sama semua pihak mulai dari Pemkab Gunungkidul dan PBVSI,” katanya.
Menurut dia, kejuaraan tahun ini ada empat seri. Selain di Pantai Sepanjang, tiga seri diselenggarakan di Pacitan, Bali dan Jakarta. “Setelah dari Sepanjang, para atlet akan bermain di Pacitan,” katanya.
Danang mengungkapkan, penyelenggaraan kejuaraan voli pantai di Pantai Sepanjang bukan pertama kalinya. Pasalnya, di 2015 lalu pernah digelar kejuaraan yang sama dengan tingkat Asia Pasifik.
“Untuk seri nasional, tahun depan Pantai Sepanjang akan kembali menggelar. Rencananya, juga membidik lagi kejuaraan tingkat Asia Pasifik seperti di 2015 lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.