Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Karang Taruna Remaja Masjid Al Barokah, Padukuhan Perang, Sendangsari, Pengasih sedang mempersiapkan takbiran pada Jumat (21/4/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Karang Taruna remaja Masjid Al Barokah Padukuhan Pereng, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo hanya memerlukan satu jam latihan untuk melakukan perarakan takbir.
Ketua Karang Taruna Remaja Masjid Al Barokah, Muhammad Rafli mengatakan khusus untuk latihan drumband, dia bersama remaja lain hanya memerlukan satu jam latihan. Sementara untuk persiapan takbiran secara keseluruhan, mereka memerlukan empat hari persiapan.
"Kalau untuk drumband malah hanya satu hari, bahkan tidak sampai sehari. Soalnya kami sudah biasa membangunkan warga untuk sahur pakai drumband," kata Rafli ditemui di Masjid Al Barokah pada Jumat (21/4/2023).
Rafli menambahkan bahwa karang taruna remaja Masjid Al Barokah bersama lima padukuhan lain di Sendangsari baru dapat melaksanakan takbiran karena mereka menunggu hasil sidang isbat yang baru didapat pada Kamis 20 April 2023 malam. Padahal, Rafli bersama remaja lain sudah mempersiapkan armada lengkap dengan hiasan pada Kamis kemarin.
Takbir tersebut rencananya akan dimulai setelah Salat Isya. Berbeda dengan takbir yang telah dilakukan oleh beberapa masjid di sekitar Wates Kota, takbir yang akan dilakukan remaja Masjid Al Barokah memiliki konsep yang berbeda.
Baca juga: Simak Pesan Sri Sultan HB X dalam Idulfitri 2023
"Nanti kami pakai armada. Dari kami sendiri pakai tiga truk dan tiga mobil pikup. Di dalamnya sudah ada alat musik dan sound. Nah, kami tidak kumpul di satu titik, melainkan kami saling mendatangi dengan armada kami. Baru setelah sampai di masjid yang terakhir kami datangi, kami bergerak menuju alun-alun Wates untuk berkeliling," katanya.
Rutenya, rombongan dari Girinyono akan menuju ke Padukuhan Pereng, Pening, Clerenk. Baru bersama-sama ketika sampai di Pertigaan Serang belok kanan. Sampai di Perempatan Twin ambil kiri. Nanti ada pertigaan depan kecamatan belok kanan, lurus menuju lampu merah Serut.
Terus ke Selatan menuju HW. Dari HW menuju ke Barat ke arah alun-alun. Selesai putar di Alun-alun lalu menuju lampu merah UNY. Dari situ terus ke Timur menuju Pertigaan Dayakan baru belok kanan ke Timur terus sampai mentok di Pertigaan Kembang baru belok kiri menuju arah Klampis.
"Di Pertigaan Derwolo nanti belok kiri lurus menuju depan Kecamatan Pengasih lalu ke Barat. Sampai lagi di Perempatan Twin belok kanan menuju Serang. Nanti ada pertigaan Serang ke arah kiri menuju Clereng. Sisanya nanti tinggal belok kiri lewat Secang, Njelok, Jalan Tengah Sawah, akhirnya kembali ke pos masing-masing," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.