Kemarau Berlanjut, Jadwal Tanam Padi di Bantul Terancam Mundur
Kemarau diprediksi berlanjut hingga November atau Desember. Jadwal tanam padi di Imogiri dan Dlingo, Bantul, berpotensi mundur
Ilustrasi sampah di Bantul./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Bank Dunia dijadwalkan akan berkunjung ke Bantul untuk meninjau rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Modalan yang berlokasi di Jalan Ring Road Selatan, Padukuhan Modalan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan.
Kepala Bappeda Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan kunjungan Bank Dunia itu dalam rangka meninjau program pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang anggarannya berasal dari pinjaman lembaga itu. Kunjungan dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei mendatang.
"Itu kan dibangun pakai dana pinjaman dan biasanya pemilik dana mau melihat langsung programnya ke lapangan," kata Fenty Jumat (5/5/2023).
Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk membangun TPST Modalan berkisar di angka Rp22 miliar. Semua anggaran berasal dari pendanaan Bank Dunia kecuali penambahan fasilitas pelengkap yang akan dihadirkan di sana. TPST itu digadang-gadang akan jadi andalan ke depannya dalam sistem pengolahan sampah di Bumi Projotamansari.
BACA JUGA: Sampah Kota Jogja Naik 28 Ton Per Hari Selama Lebaran, Malioboro Penyumbang Terbanyak
Musababnya kapasitas TPST Piyungan diprediksi tidak lagi sanggup menahan beban sampah. "Rencana ke depan memang semua sampah di Bantul tidak lagi dibuang ke Piyungan, akan ada sistem pemilahan terpadu di TPST Modalan, dan dimulai dari kalurahan" jelasnya.
Sampai saat ini proses pembangunan dan operasional TPST Modalan masih berlangsung. Fenty menyebut Rancang bangun rinci atau Detail Enginering Design (DED) sudah disiapkan oleh Pemkab setempat berikut pula Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL)-nya. "Target kami awal tahun 2024 sudah bisa dimulai," katanya.
Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsa menjelaskan, pihaknya siap menyambut perwakilan Bank Dunia yang akan berkunjung meninjau pembangunan TPST Modalan yang berlokasi di Banguntapan itu. Lantaran berlokasi di Kapanewon Banguntapan, pihaknya siap mendukung.
"Kami mendukung ketika itu sudah menjadi kebijakan terkait dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pastinya bisa menjadi solusi terkait persampahan. Masukan dari berbagai pihak karena melewati masyarakat umum sudah disampaikan dalam beberapa forum itu tidak melewati pemukiman truknya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau diprediksi berlanjut hingga November atau Desember. Jadwal tanam padi di Imogiri dan Dlingo, Bantul, berpotensi mundur
Pemerintah mendukung transisi telur bebas sangkar, tetapi kesiapan pasokan, harga, distribusi, dan kesadaran konsumen masih menjadi tantangan.
Reza Rahadian mengungkap tiga adegan favorit di film Laut Bercerita, mulai dari penjara hingga tantangan syuting di kedalaman laut.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp8 miliar untuk sanitasi permukiman, dengan target layanan aman bagi sekitar 600 KK setiap tahun.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Suahasil Nazara melantik dan mengangkat lima pejabat eselon I Kemenkeu pada 23 Oktober 2026, termasuk Sekjen dan Dirjen Perbendaharaan.