Dua Wakil Sleman Jadi Juara Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kalurahan Srikayangan, Sentolo, Kulonprogo mendapat bantuan keuangan khusus (BKK) sebesar Rp1,5 miliar.
Bantuan tersebut digunakan untuk memfasilitasi listrik agar dapat digunakan di lahan pertanian. Konversi bahan bakar minyak (BBM) ke listrik untuk mendukung kegiatan di sawah agar lebih progresif.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo, Trenggono Trimulyo, mengatakan bahwa penggunaan BKK tersebut menyesuaikan dengan usulan petani Srikayangan yaitu penghematan BBM yang digunakan untuk menggerakkan mesin penyiram tanaman bawang merah.
BACA JUGA: Didukung Danais, TPS3R Guwosari Sukses Kelola Sampah
“Usulannya agar dari BBM dikonversi ke listrik. Bantuan BKK Srikayangan tersebut telah turun dan sudah direalisasikan sesaui RAB yang telah disusun Pemerintah Kalurahan Srikayangan,” kata Trenggono dihubungi, Kamis (24/8/2023).
Trenggono menambahkan saat ini sudah dibangun delapan gardu induk yang terletak di bulak sawah. Lalu ada juga beberapa tiang listrik, tiga paket pompa air listrik besar yang telah terpasang instalasi listrik serta perpipaannya.
Lanjutnya, baru ada dua dari tiga unit paket pompa air listrik besar yang sudah berfungsi. Satu unit paket pompa air listrik masih dalam proses penyelesaian atau finishing instalasi pemipaan.
Penggunaan dua unit pompa listrik besar tersebut setara dengan menggunakan tujuh unit pompa air bermesin diesel dengan spesifikasi 7,5 pk. Oleh karena itu penggunaan listrik untuk tenaga pompa air sangat menghemat biaya operasional untuk budidaya bawang merah.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Sentolo, Hendro Santoso, berharap pemasangan instalasi listrik dapat selesai sepenuhnya. Dengan begitu, petani bawang merah dapat mengganti pompa air bermesin ke pompa motor listrik.
“Sehingga nantinya listrik dapat menghemat operasional dan petani bawang merah sejahtera,” kata Hendro.
Sementara itu, Lurah Srikayangan, Aris Puryanto, mengatakan bahwa BKK senilai Rp1,5 miliar tersebut akan dimaksimalkan untuk pengadaan listrik bagi pertanian.
“BKK yang kami dapat untuk listrik pertanian. Pertaniannya ya palawija dan padi. Kami juga sudah membangun gazebo dari dana itu,” kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.