Kasus DBD Sleman Menurun hingga Oktober 2026, Warga Diminta Tetap Waspada
Kasus DBD Sleman turun menjadi 109 hingga Oktober 2026. Dinkes mengingatkan warga rutin melakukan 3M Plus saat musim hujan.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan pengelolaan sampah menjadi kewenangan kabupaten kota setelah dibatasinya TPA Piyungan. Menurutnya, Pemda DIY hanya sebatas memfasilitasi pengelolaan sampah tersebut.
"Silakan itu wewenang di kabupaten kota bukan wewenang saya. Pokoknya sampah bukan wewenang saya, tak kembalikan soalnya kalau tidak dibegitukan kota dan kabupaten tidak mau belajar, masyarakat tidak mau belajar. Harus kita didik juga," katanya.
Menurut Sultan sejak 2 tahun lalu, Pemda DIY telah menyurati kabupaten dan kota untuk mulai mempersiapkan pengelolaan sampahnya secara mandiri, karena diperkirakan TPA Piyungan akan penuh. Namun menurut Sultan imbauan tersebut tidak digubris kabupaten kota.
"Sejak 2 tahun yang lalu sudah kita kasih surat akan penuh, sehingga dipersiapkan [pengelolaan sampah], tetapi kan juga enggak melakukan [apa-apa]," katanya di kompleks Kepatihan, Jumat (25/8/2023).
BACA JUGA: Pakai Motor Listrik, Bisa Lebih Hemat Ongkos Hingga 75%
Setelah itu, menurut Sultan, empat bulan sebelum TPA Piyungan sempat ditutup, Pemda DIY juga kembali menyurati kabupaten kota untuk mengimbau agar dapat mengelola sampahnya secara mandiri. Namun, kabupaten kota masih belum melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.
"Empat bulan sebelumnya juga kami kasih tahu, kalau enggak kami mau nutup ya tak tutup. Karena wewenang memang di kabupaten kota gitu. Terpaksa kami tutup nanti kalau enggak berubah ya tak tutup meneh. Tapi nyatanya kan bisa," katanya.
Terkait dengan adanya peningkatan aktivitas masyarakat yang membakar sampah, Sultan menyerahkan persoalan tersebut ke kabupaten kota masing-masing. "Terserah kabupaten mau diapain, ditindak atau tidak," katanya.
Dalam mengatasi persoalan sampah, menurut Sultan HB X masyarakat diminta mengubah kebiasaannya dalam mengelola sampahnya.
"Masyarakat sendiri sudah terlalu manja sudah sekian puluh tahun difasilitasi [TPA Piyungan] begitu ditutup bingung dewe [bingung sendiri] biarin saja kita juga harus mendidik masyarakat jangan dimanjakan gitu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Sleman turun menjadi 109 hingga Oktober 2026. Dinkes mengingatkan warga rutin melakukan 3M Plus saat musim hujan.
Polresta Jogja menetapkan pria berinisial W sebagai tersangka dan menahannya setelah kedapatan membawa senjata tajam saat aksi 28 Oktober di Malioboro.
Produksi ikan budidaya Kota Jogja rata-rata 48,59 ton per tahun. Pemkot mendorong pengembangan pokdakan untuk memenuhi kebutuhan warga.
Investasi Gunungkidul mencapai Rp797,64 miliar hingga September 2026 atau 92,9% dari target, dengan sektor industri sebagai penyumbang terbesar.
Cesc Fabregas meminta Como melupakan kemenangan 9-1 atas Lens dan fokus menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2026/2027.
SMPN 2 Bambanglipuro memperkuat budaya sukses pendidikan melalui pengajian rutin bersama orang tua, guru, komite, dan masyarakat.