Ibu dan Dua Anak Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Wates
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
Petir - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang perempuan pencari rumput di Kalibawang, Kulonprogo, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Banjararum dan diduga tersambar petir saat hujan turun deras, Senin (12/1/2026) sore.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengonfirmasi identitas korban adalah seorang perempuan berinisial W (46), warga Kalibawang. Berdasarkan pemeriksaan medis awal, ditemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban yang memperkuat dugaan sambaran petir.
"Dari hasil pemeriksaan luar, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Di tubuhnya terdapat luka bakar di bagian leher, bekas rambut terbakar yang menggumpal di kepala bagian belakang, serta luka bakar di paha kanan," ujar Sarjoko kepada awak media, Senin malam.
Sarjoko menjelaskan bahwa sebelum kejadian nahas tersebut, korban diketahui sedang mencari rumput sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban tidak sendirian. Namun, ketika hujan mulai turun deras, rekan korban memutuskan untuk berhenti dan pulang ke rumah terlebih dahulu.
Nahas, korban diduga tetap bertahan di area persawahan hingga insiden tersebut terjadi. Saksi yang sebelumnya bersama korban kembali ke lokasi setelah hujan reda untuk melanjutkan pekerjaannya.
"Saksi mencari rumput kembali di lokasi yang sama dan justru menemukan korban W sudah dalam posisi tergeletak telentang dan tidak bernyawa," imbuhnya.
Atas kejadian tragis ini, Polres Kulonprogo mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pencari rumput, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca buruk.
Iptu Sarjoko meminta warga agar segera menghentikan aktivitas di area terbuka dan mencari tempat berteduh yang aman apabila hujan mulai turun, terlebih jika disertai petir. "Langkah ini sangat penting sebagai upaya menjaga keamanan diri dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan di area persawahan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.