Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA--Warga Jogja perlu bersiap menghadapi musim hujan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengimbau masyarakat Yogyakarta membuat sumur resapan untuk mencegah potensi bencana banjir saat musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Desember 2019.
"Agar air hujan masuk ke sumur-sumur resapan untuk memanen air hujan sehingga tidak semua mengalir ke sungai yang bisa menyebabkan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana di Jogja, Kamis (21/11/2019).
Selain berfungsi mencegah banjir, menurut dia, sumur resapan juga bermanfaat besar sebagai "bank air", untuk menampung air hujan sebagai cadangan pada musim kemarau tahun depan.
Untuk mengantisipasi banjir, menurut dia, embung, telaga, atau tempat penampungan air juga perlu segera dibersihkan atau dikeruk agar daya tampung air meningkat.
Oleh sebab itu, menurut dia, penting bagi masyarakat menggencarkan gerakan tampung, resapkan, alirkan, dan pelihara air hujan yang selanjutnya disosialisasikan dengan singkatan Ger-TRAP.
Selain membuat sumur resapan, lanjut Biwara, masyarakat juga dapat membuat kolam tampungan air hujan dan membersihkan saluran air hujan.
"Di penghujung musim kemarau selain hemat penggunaan air, juga perlu melakukan antisipasi menjelang musim hujan," kata dia.
Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Etik Setyaningrum menginformasikan bahwa saat ini DIY memasuki pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke hujan.
Ia mengharapkan masyarakat di daerah itu mewaspadai potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Musim hujan di DIY diprakirakan datang secara bertahap pada Desember 2019, dimulai dari wilayah Kabupaten Kulonprogo bagian utara dan Sleman bagian barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.