Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma Gelar Konferensi Internasional

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma Paulus Kuswandono memberi sambutan pembukaan The 6th Language and Language Teaching Conference (LLTC) 2019, Jumat (29/11) di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma. - Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
30 November 2019 09:27 WIB Salsabila Annisa Azmi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Sanata Dharma bekerja sama dengan Program S2 Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) dan Program S2 Kajian Bahasa Inggris (KBI) Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk The 6th Language and Language Teaching Conference (LLTC) 2019 pada 29-30 November 2019, di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma.

Ketua Panitia LLTC 2019, Laurentia Sumarni mengatakan tema LLTC ke enam ini adalah Promoting Critical Thinking and Creativity in English Language Teaching. Acara ini bertujuan memberi wahana dan tempat bagi para guru, dosen dan kalangan nonakademisi untuk berbagi pengalaman riset tentang pendidikan maupun pengajaran di bidang Bahasa Inggris.

"Kami membahas seputar berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran bahasa. Karena seperti yang kita ketahui, pembelajaran bahasa itu bisa memfasilitasi mahasiswa dan mahasiswi kami untuk berpikir kreatif dan kritis," kata Sumarni, Jumat (29/11/2019).

Sumarni mengatakan tahun ini LLTC mengundang empat pembicara utama dari China, Malaysia, Amerika Serikat, dan Unika Atma Jaya Jakarta. Selain itu ada tiga pembicara undangan dari Sanata Dharma serta 89 presenter dalam sesi paralel yang berasal dari 43 institusi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Acara ini dihadiri oleh 130 peserta dari kalangan akademisi maupun nonakademisi.

Sumarni mengatakan harapannya LLTC dapat menjadi sarana dan wadah bagi penggiat

pengajaran Bahasa Inggris untuk membangun jaringan dan menjalin kerjasama dalam inovasi dan pembelajaran serta pengajaran Bahasa Inggris. "Output-nya kami harapkan ada produktivitas dalam menulis jurnal penelitian, kemudian hasil penelitian bisa diterapkan di dalam pengajaran bahasa Inggris," kata Sumarni.