Pejabat Setda Kota Jogja Ikut Diperiksa KPK

Gedung KPK. - Antarafoto
02 Desember 2019 22:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Asisten Bidang Perekonomian Setda Kota Jogja Kadri Renggono turut dimintai keterangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (29/11/2019) pekan lalu. Kadri mengakui diperiksa untuk melengkapi berkas kasus operasi tangkap tangan (OTT) Jaksa terkait dugaan suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Permukiman Kota Jogja.

Mantan Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelaan Keuangan (DPDPK) Kota Jogja ini menjelaskan, ia dimintai keterangan pada Jumat (29/11/2019) pekan lalu oleh penyidik KPK. Menurutnya pemeriksaan itu dilakukan dengan durasi waktu lebih dari 60 menit. Adapun jumlah penyidik yang meminta keterangan hanya satu orang.

"Bukan diperiksa [dimintai keterangan], Hari Jumat yang lalu. Enggak lama, ya lebih kalau satu jam [durasi pemeriksaan oleh penyidik KPK]," ungkapnya saat dimintai konfirmasi Harian Jogja, Senin (2/12/2019) malam.

Namun saat ditanya lokasi pemeriksaan tersebut, Kadri merahasiakan. "Rahasia," katanya singkat.

Ia mengakui dalam proses dimintai keterangan itu materinya seputar kasus OTT yang melibatkan jaksa beberapa waktu lalu. Kadri pun menyampaikan apa saja yang ia bisa jawab dan diketahui terkait kasus tersebut. Menurutnya dalam pemeriksaan tidak ada materi yang baru, di sisi lain ia hanya mengetahui sedikit terkait proyek tersebut.

"Ya terkait kasus itu yang OTT Jaksa. Ya saya tahunya relatif sedikit, jadi ya enggak ada yang baru, enggak ada yang lebih dalam, enggak ada," ujarnya.

Saat dimintai keterangan itu, lanjutnya, ia hanya seorang diri dan tidak ada orang lain terkait kasus tersebut yang diperiksa. "Dari penyidik tidak menyampaikan [ tidak ada orang lain yang diperiksa], Pada saat itu enggak ada [orang lain yang diperiksa]," katanya.

Ia tak mempersoalkan pemeriksaan tersebut dan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. "Ya enggak apa-apa kami menghormati proses hukum yang sudah berjalan," ucapnya.