345 Perenang Cilik Bersaing di Magelang, FAI Soroti Pembibitan Atlet
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beni Susanto./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, BANTUL-- Keluarga besar Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan menyampaikan rasa bela sungkawa dan duka yang mendalam atas wafatnya Ustaz Prof Yunahar Ilyas (Ketua PP Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia) pada Kamis (2/1/2020) malam di Jogja.
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan, KH. Beny Susanto mengungkapkan sebagai bagian kecil dari entitas terbesar muslim nusantara dengan paham Aswaja an-Nahdiyah, ia bersaksi bahwa almarhum wafat dengan husnul khotimah, diampuni dosa dan diterima amal baiknya.
“Apalagi beliau bukan hanya cendekiawan tetapi juga sedikit dari jajaran ulama yang dimiliki oleh Perserikatan Muhammadiyah. Banyak cendekiawan, intelektual dan ilmuwan bertebaran dalam perserikatan tetapi tidak banyak yang ulama,” katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (3/1/2020).
Menurut tokoh yang akrab disapa Gus Ben ini, wafatnya Yunahar Ilyas bukan hanya duka bagi warga Perserikatan Muhammadiyah, tetapi duka juga kaum muslimin, bangsa dan negara Indonesia. Yunahar disebut telah memberikan teladan, perjuangan dan pembangunan untuk bangsa dan negara.
Sejak muda telah aktif sebagai Ketua DPC IMM Kota Padang, Guru Madrasah Muallimin Yogyakarta, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan wafat masih menjabat sebagai wakil ketua umum MUI Pusat bersama Ketua Umum (non aktif) Prof. Dr (Hc) KH. Ma’ruf Amin.
“Selamat jalan dan terima kasih atas teladan dan perjuanganmu. Kami teruskan khidmatmu untuk seluruh bangsa Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Insya Allah kami akan bertemu kembali dengan almarhum sebagai mana pernah terjadi di dunia. Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan penuh karunia, rahmat dan ridhoNya di surge,” kata Gus Ben. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 tersedia di berbagai lokasi. Cek layanan Samsat Induk, Keliling, Jempol Si Panda hingga TEMARAM.
Jadwal SIM Kulonprogo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia di MPP Kulonprogo pukul 08.00-12.00 WIB. Cek lokasi dan syaratnya.
Gempa 5,2 magnitudo mengguncang Lombok Barat, NTB, Rabu 7 Oktober 2026 dini hari. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Rabu 7 Oktober 2026 berada di Balai Kalurahan Wiladeg. Cek jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 7 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balai Kota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.