Heboh Virus Corona, Bagaimana Rencana Jogja Air Show yang Targetkan 20.000 Penonton?

Jogja Air Show di Pantai Depok, Bantul, Minggu (25/8/2019). - Harian Jogja - Gigih M. Hanafi
14 Maret 2020 13:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pariwisata DIY belum bisa memastikan terkait penyelenggaraan Jogja Air Show (JAS) yang akan dihelat pada 20-23 Maret mendatang bakal ditunda atau tetap dilanjutkan. Hal itu seiring dengan maraknya wabah virus corona atau COVID-19.

“Sampai sekarang sih masih lanjut, tapi ini masih akan dirapatkan lagi siang ini,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, saat dihubungi Sabtu (14/3/2020).

“Nanti akan rapat finalisasi bagaimana skema yang dilakukan Dispar dan [pihak] Lanud Adisucipto,” sambung Wardoyo.

Wardoyo mengatakan merebaknya wabah Covid-19 perlu menjadi pertimbangan dan pertimbangan itu sebenarnya, kata dia, sudah dilakukan, di antaranya dengan meniadakan peserta dari luar negeri. Biasanya event tahunan tersebut banyak melibatkan peserta dari luar negeri. “Meniadakan peserta dari luar negeri sebagai langkah antisipasi,” kata dia.

Rencananya JAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 20-22 Maret mendatang yang dipusatkan di tiga lokasi, yakni di Landasan Udara Adisucipto, Pantai Parangtritis, dan pantai Depok. Adapun jenis kegiatannya di antaranya adalah paralayang, gantole, microlight, terjun payung, dan jupiter aerobatic.

Adapun target pengunjung selama kegiatan tersebut sebanyak 20.000 orang. Wardyo mengaku target tersebut lebih sedikit dibanding capaian pengunjung tahun lalu dalam kegiatan yang sama yang mencapai lebih dari 50.000 pengunjung.

“Target tahun ini 20 ribu lihat situasi dan kondisi karena banyak pertimbangan, salah satunya kebijakan untuk mengurangi kegiatan yang melibatkan banyak orang,” ujar Wardoyo.

Sejauh ini diakui Wardoyo, Jogja masih aman untuk dikunjungi wisatawan sehingga tidak ada kebijakan penutupan objek wisata maupun agenda wisata yang menghadirkan banyak orang. Namun demikian pihaknya juga siap mengantisipasinya dengan terus memantau perkembangan wabah Covid dari intansi terkait.

Sebelumnya, Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Feri Yunaldi mengatakan JAS kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih banyak fokus di area pantai Depok dan sekitarnya. Tetapi saat ini JAS dihelat di Taxy Way Lanud Adisutjipto terutama saat puncak acara pada 21 Maret 2020. Dalam kegiatan itu juga dihelat kejuaraan untuk paralayang dan gantole yang hingga Rabu (11/3) sudah ada 130 pendaftar.

Selain itu ada sejumlah cabang olahraga dirgantara lainnya yang akan meramaikan seperti microlight. "Sedangkan untuk peserta lomba aeromodeling dan microdrone ini pendaftarnya juga berasal dari beberapa kota di Indonesia, target kami hanya 50 peserta saja setiap cabang olahraga karena waktu pelaksanaannya hanya sehari," katanya.

Ia menambahkan para pengunjung juga akan diberi sejumlah sajian sejumlah atraksi udara dalam perhelatan itu seperti Aerobatic Pitts, Terjun Payung Militer dari Paskhas TNI AU, Dragon Banner, Banner Flight, Joy Flight serta sejumlah static show pesawat latih serta simulator pesawat.