Pantai di Bantul Mulai Ramai oleh Warga yang Bosan di Rumah

Ilustrasi Pantai Depok pada Kamis (13/6/2019) tahun lalu. - Harian Jogja/Dok
07 Juni 2020 16:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah pantai di Bantul mulai ramai didatangi wisatawan meski belum secara resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Minggu (7/6/2020). Pengunjung yang datang rata-rata adalah warga Bantul yang bosan di rumah.

Salah satu wisatawan di Pantai Depok, Wagiran, mengatakan datang bersama dengan rombongan bersepeda ke kawasan tersebut karena bosan di rumah.

“Bosan di rumah. Selama di jalan, kami juga tetap jaga jarak dan selalu menggunakan masker serta membawa hand sanitizer,” katanya.

Sementara, Koordinator TPR Pantai Parangtritis Bantul Rohmad Ridwanto mengatakan sejak ditutup beberapa waktu lalu, sampai kini kawasan tersebut belum dibuka kembali. Parangtritis tetap ditutup hingga 30 Juni mendatang.

“Masih tutup dan kami belum melakukan penarikan retribusi,” ujar Rohmad.

Salah satu pedagang makanan dan minuman di Pantai Parangtritis, Maryanto menyatakan kunjungan wisatawan ke pantai anjlok penurunan drastis selama pandemi Covid-19. Kondisi ini diperparah dengan penutupan TPR Pantai Parangtritis hingga 30 Juni mendatang.

“Sampai kini masih tutup TPR-nya. Jika pun ada pengunjung, itu warga lokal Bantul saja,” kata  Maryanto yang sudah berjualan di pantai selama 10 tahun.

Sebelum pandemi Covid-19, dia mampu meraih pendapatan minimal Rp100.000 sehari. Saat ini, Maryanto hanya bisa mengantongi Rp10.000.

“Terkadang malah tidak dapat apa-apa,” terang Maryanto.

Menurut Maryanto, pedagang mulai bersiap menghadapi era kenormalan baru. Fasilitas cuci tangan ditempatkan di depan warung tempatnya berjualan. Selain itu, para pedagang di Pantai Parangtritis juga telah mendapatkan pengarahan dari Pemkab Bantul tentang protokol kesehatan yang harus diterapkan.

Salah satu pemilik rumah makan seafood di Pantai Depok, Dardi Nugroho mengatakan, ada peningkatan kunjungan dibandingkan dua pekan lalu. Rata-rata pengunjung yang datang berasal dari sekitar Bantul dan Jogja.

Dardi bersama dengan sejumlah pemilik warung di Pantai Depok telah menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun. Dia juga telah mengurangi meja dan kursi makan hingga 50 persen.

“Protokol kesehatan jelas kami terapkan. Pekerja wajib menggunakan masker dan face shield saat melayani tamu,” ucapnya.