Advertisement

Seorang Insinyur di Sleman Meninggal Mendadak Dievakuasi dengan Prosedur Covid-19

Newswire
Jum'at, 17 Juli 2020 - 18:17 WIB
Bhekti Suryani
Seorang Insinyur di Sleman Meninggal Mendadak Dievakuasi dengan Prosedur Covid-19 Ilustrasi mayat - Ist/Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang insinyur warga Sleman ditemukan meninggal dunia secara mendadak. Korban dievakuasi dengan protokol Covid-19.

Salah seorang pria bergelar insinyur tewas di tempat tinggalnya Jalan Turi, RT 5/RW 2 Dusun Kadisobo 1, Desa Trimulyo, Kecamatan/Kabupaten Sleman. Pria bernama Hans Budi Prasetya meninggal seusai berobat dari Klinik SWA, Sleman, Kamis (16/7/2020).

Advertisement

Kapolsek Sleman, AKP Iswiyantoro menjelaskan penemuan jenazah berusia 54 tahun sendiri terjadi pukul 18.00 wib. Awalnya korban masih beraktivitas seperti biasa dan sempat berobat.

"Dari keterangan saksi yang kami dapat, korban sebelumnya berobat ke klinik SWA pukul 14.00 wib. Setelah berobat, korban masih beraktivitas seperti biasa. Namun sekitar pukul 16.30 WIB korban ditemukan tengkurap di ruang tamu keluarga," jelas Iswiyantoro dihubungi wartawan, Jumat (17/7/2020).

Seorang saksi bernama Fatkhul Yasin menemukan korban sudah tergeletak. Pihaknya lalu memanggil salah seorang keluarga untuk meminta bantuan. Korban yang sudah tak sadarkan diri mendapat pertolongan dari petugas kesehatan untuk mengindari penularan Covid-19.

"Kami juga memanggil gugus tugas penanganan Covid-19 untuk evakuasi korban. Hal itu dilakukan untuk mengindari penyebaran virus ditengah wabah seperti saat ini," tambah dia.

Disinggung penyebab kematian insinyur tersebut, Iswiyantoro belum bisa memastikan. Kendati demikian tak ada luka yang ditemukan pada tubuh korban.

"Pemeriksaan sementara, petugas kesehatan tak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan dari tubuh korban," jelasnya.

Ia menambahkan dari keterangan keluarga, korban memang mengidap penyakit tumor paru-paru cukup lama.

"Meski belum dipastikan karena penyakit yang diderita, penanganan masih dilakukan oleh pihak Klinik SWA. Korban juga sempat menjalani kemoterapi beberapa hari lalu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Detail Penerima Program Makan Siang Gratis, Menko Airlangga Beri Bocorannya

News
| Senin, 26 Februari 2024, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement