Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Penampakan Gunung Merapi dari Kali Gendol Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—BPPTKG memastikan belum ada muntahan lava yang terjadi di Merapi sejak statusnya naik menjadi Siaga. Adapun guguran yang terjadi beberapa kali, bukan guguran lava namun guguran material vulkanik sisa erupsi sebelumnya.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan berdasarkan data hingga Selasa (10/11/2020) malam Gunung Merapi belum pernah memuntahkan lava sejak ditetapkan kenaikan status menjadi siaga. Adapun gempa guguran yang terjadi selama beberapa kali, merupakan material vulkanik yang berasal dari material sisa erupsi terdahulu.
BACA JUGA : Rabu Pagi, Terjadi 3 Kali Guguran Material Vulkanik Merapi
“Karena banyak yang jauh di sana pemikirannya memahami sudah ada lavanya kalau guguran. Lava itu kan magma di permukaan, kasusnya Merapi [sejak ditetapkan status siaga], sampai saat ini lava atau biasa kita sebut dengan kubah lava belum muncul dipermukaan sampai data kemarin [Selasa],” katanya dalam,” katanya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Rabu (11/11/2020) sore.
Ia mengatakan material guguran yang meluncur tersebut merupakan material sisa erupsi seperti tahun 1948, 1884, 1888. Karena Ketika Merapi Meletus tidak semua material terlontarkan dan masih ada sisa di permukaan sehingga menjadi material vulkanik. Oleh karena itu Hanik memastikan, belum ada muntahan lava.
“Terus kemudian yang guguran saat ini adalah gempa guguran material lama, lava sisa erupsi yang dulu. Misalnya lava 48 itu lava sisa erupsi tahun 1948, lava 1888 lava erupsi 1888. Kalau Gunung Merapi Meletus itu tidak semua terlontarkan. Nah sisa lava inilah yang disebut lava lama yang menjadi guguran, jadi lava yang baru sekarang belum muncul, jadi saya tegaskan belum ada muntahan lava,” katanya.
BACA JUGA : Gunung Merapi Terpantau Mengalami Guguran, Ini
Sebelumnya Gunung Merapi dilaporkan terjadi guguran material sebanyak tiga kali pada Rabu (11/11/2020) pagi. Namun dari tiga kali guguran tersebut hanya satu kali yang teramati secara visual dengan jarak luncur 700 meter. Guguran terjadi sebanyak tiga kali, antara lain pukul 03.58 WIB, pukul 04.04 wib dan pukul 05.13 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.